Teror Truk di Berlin, Jerman Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Kompas.com - 20/12/2016, 19:29 WIB
Sejumlah aparat kepolisian tengan memeriksa truk yang dipakai untuk menabrak sebuah pasar malam yang menjual keperluan Natal di pusat Kota Berlin, Senin (18/12/2016).  JOHN MACDOUGALL / AFPSejumlah aparat kepolisian tengan memeriksa truk yang dipakai untuk menabrak sebuah pasar malam yang menjual keperluan Natal di pusat Kota Berlin, Senin (18/12/2016).
EditorPascal S Bin Saju

BERLIN, KOMPAS.com - Polisi Jerman bersikap sangat hati-hati dalam pengusutan insiden serangan truk maut di Berlin dan kini menyatakan, insiden itu bukan kecelakaan.

Sebuah truk gandeng menabrak pasar natal di pusat kota Berlin, ibu koa Jerman, dan baru berhenti setelah 80 meter. Sebanyak 12 orang tewas dan 48 orang cidera, sebagian luka berat, Senin (19/12/2016) malam.

Menteri Dalam Negeri Jerman Thomas de Maizere tengah malam masih menghindari sebutan "serangan teror", walaupun ia mengatakan, banyak indikasi mengarah ke sana.

Pada Selasa (20/12/2016),  Kementerian Dalam Negeri menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh instansi Jerman, demikian dilaporkan Deutche Welle.

Kepolisian menyatakan bahwa insiden Berlin "kemungkinan adalah serangan teror". Truk memang sengaja menabrak masuk ke lokasi pasar natal.

Truk itu berasal dari Polandia dan kemungkinan besar diculik oleh pelaku. Sopir truk, seorang warga Polandia, ditemukan sudah tewas di dalam truk.

Menurut keterangan polisi, pelaku kemudian keluar dari truk dan mencoba menjauh dari tempat kejadian.

Polisi beberapa saat kemudian menangkap satu orang yang diduga kuat pelaku serangan penabrakan.

Menurut laporan kantor berita Jerman, DPA, pelaku memiliki beberapa identitas.

Harian Berlin Tagesspiegel memberitakan, pelaku adalah orang yang sudah dikenal kepolisian, namun bukan karena latar belakang terorisme, melainkan karena tindakan-tindakan kriminal biasa

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X