Dewan Elektoral Tetapkan Trump sebagai Presiden AS

Kompas.com - 20/12/2016, 12:43 WIB
Donald Trump ASSOCIATED PRESSDonald Trump
EditorPascal S Bin Saju

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Raja real estat, miliarder Donald Trump, praktis sudah dikukuhkan sebagai Presiden Amerika Serikat ke-45, yang akan dilantik pada 20 Januari 2017.

Hasil penghitungan terakhir menunjukkan Trump memperoleh 304 suara Dewan Elektoral, sedangkan lawannya, Hillary Clinton mendapat 224 suara.

Tinggal 10 suara yang belum masuk dari negara bagian Hawaii, karena selisih waktu dengan daratan AS, sebagaimana dilaporkan Voice of America, Selasa (20/12/2016).

Pemilihan Presiden AS tidak ditentukan oleh jumlah suara pemilih langsung, tapi oleh suara Dewan Elektoral atau Electoral College, yang berjumlah 538.

Pada Senin (19/12/2016), para anggota Dewan Elektoral dari ke-50 negara bagian dan District of Columbia (DC), tempat ibu kota Washington, memberikan suara mereka masing-masing.

Dalam sistem yang menggunakan Dewan Elektoral ini, masing-masing negara bagian mendapat jatah anggota, berdasarkan jumlah penduduk mereka.

Menurut peraturan, calon yang mendapat suara mayoritas di sebuah negara bagian akan memborong semua suara Dewan Pemilih di negara bagian itu.

Suara inilah yang hari Senin dikukuhkan dalam pemungutan suara akhir untuk menentukan dengan pasti siapa pemenang pemilihan presiden.

Karena ketatnya hasil pemilu bulan lalu itu, di mana Hillary memperoleh hampir 2,9 juta suara pemilih lebih banyak dari Trump, ribuan pemilih AS membanjiri para anggota Dewan Elektoral dari Partai Republik dengan email dan telepon supaya jangan memilih Trump, tapi Hillary, atau tokoh partai Republik lainnya yang bisa lebih diterima.

Jika 37 orang atau lebih anggota Dewan pendukung kubu Republik membelot.

Tidak ada calon yang mendapat sedikitnya 270 suara, maka hasil pemilu akan ditentukan oleh Dewan Pemilihan Rakyat, yang kini dikuasai oleh Partai Republik.

Adanya anggota Dewan Elektoral yang membelot pernah terjadi, umumnya pada tahun 1800-an.

Kali ini, paling tidak seorang anggota Dewan Elektoral dari negara bagian Texas, Chris Suprun mengatakan ia tidak akan memberikan suaranya pada Trump.

Suprun mengatakan kepada VOA para anggota Dewan yang membelot “bukan hanya saya”, tapi ia juga mengatakan gagal meyakinkan sedikitnya 37 anggota dewan pemilih untuk tidak memilih Trump. 

 

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X