Teror di Berlin Mirip Serangan di Nice, Perancis Amankan Seluruh "Pasar Natal"

Kompas.com - 20/12/2016, 06:58 WIB
Sejumlah ambulan berjaga di sekitar lokasi serangan teror truk di pusat Kota Berlin, dekat Gereja Gedächtniskirche, Senin (19/12/2016).  ODD ANDERSEN / AFPSejumlah ambulan berjaga di sekitar lokasi serangan teror truk di pusat Kota Berlin, dekat Gereja Gedächtniskirche, Senin (19/12/2016).
EditorGlori K. Wadrianto

PARIS, KOMPAS.com - Otoritas keamanan di Perancis memperketat pengamanan di seluruh pasar yang menyediakan keperluan Natal di negara itu, menyusul serangan teror di Kota Berlin, Senin (19/12/2016).

Penegasan ini disampaikan Menteri Dalam Negeri Perancis Bruno Le Roux, seperti dilansir kantor berita AFP. 

Baca: Teror Truk Tabrak Warga di Pasar Natal Berlin, 9 Tewas dan 50 Luka

"Pengamanan di pasar Natal langsung diperketat setelah serangan truk yang menabrak kerumunan warga di pasar serupa di Kota Berlin, dan sembilan orang tewas," kata dia. 

Sementara itu, lokasi kejadian di Berlin mengingatkan pada peristiwa serupa yang terjadi di Kota Nice, Perancis bulan Juli lalu. 

Kala itu, sebuah truk juga menabrak ke arah keramaian warga. Seorang teroris berkewarganegaraan Tunisia Mohamed Lahouaiej Bouhlel menabrakkan truk berukuran 19 ton ke arah warga yang menyaksikan pesta kembang api.

Baca: Dunia Kecam Serangan di Nice, Nyatakan Dukung Perancis Lawan Terorisme

Presiden Perancis Hollande menyerukan agar warganya ikut berbagi rasa duka menyusul aksi yang terjadi di Jerman. Dia menyebutkan teror di Berlin merupakan teror bagi seluruh Eropa.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X