Teror Truk Tabrak Warga di "Pasar Natal" Berlin, 9 Tewas dan 50 Luka

Kompas.com - 20/12/2016, 06:04 WIB
Sejumlah aparat kepolisian tengan memeriksa truk yang dipakai untuk menabrak sebuah pasar malam yang menjual keperluan Natal di pusat Kota Berlin, Senin (18/12/2016).  JOHN MACDOUGALL / AFPSejumlah aparat kepolisian tengan memeriksa truk yang dipakai untuk menabrak sebuah pasar malam yang menjual keperluan Natal di pusat Kota Berlin, Senin (18/12/2016).
EditorGlori K. Wadrianto

BERLIN, KOMPAS.com - Sebuah truk menabrak kerumunan orang di sebuah pasar yang menjual keperluan Natal di pusat Kota Berlin, Jerman, Senin waktu setempat (19/12/2016).

Aksi yang oleh pihak kepolisian disebuta sebagai teror ini menewaskan sembilan orang dan melukai sekitar 50 orang lainnya.

Sejumlah ambulan dan kendaraan berat aparat keamanan menuju lokasi kejadian setelah sebelumnya seorang pengemudi truk melakukan aksi teror itu.

Insiden itu terjadi di luar pasar yang sangat terkenal di Berlin, Kaiser Wilhelm Memorial Church.

Perbuatan ini mirip dengan teror yang terjadi di Kota Nice, Perancis bulan Juli lalu.

Baca:ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Tewasnya 84 Orang di Nice

"Seorang pria yang mengemudikan kendaraan itu kini ditahan," ungkap Jurubicara kepolisian Berlian, seperti dilansir kantor berita AFP.

Namun polisi belum mengungkapkan identitas pelaku baik kewarganegaraan maupun usianya. 

Sejumlah saksi mata mendeskripsikan lokasi kejadian seketika diwarnai kepanikan menyusul niat pembunuhan besar-besaran tersebut. 

Dari 50 orang yang terluka, dilaporkan ada empat yang berada dalam kondisi kritis.

Insiden yang terjadi kurang dari seminggu menjelang Natal ini kini dalam penyelidikan aparat berwenang.

"Kami belum mengetahui siapa yang menjadi dalang dalam aksi ini," ungkap seorang Jurubicara kepolisian.

Kanselir Jerman Angela Merkel segera bereaksi dengan tragedi ini.

Melalui Jurubicara Steffen Seibert dikeluarkan pernyataan melalui akun Twitter berbunyi: "Kami berduka atas korban tewas, dan berharap mereka yang terluka dapat ditolong."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X