Kompas.com - 18/12/2016, 11:21 WIB
EditorErvan Hardoko

HARARE, KOMPAS.com - Meski pada Februari tahun depan Robert Mugabe akan berusia 93 tahun, tetapi dia belum akan meninggalkan jabatannya sebagai presiden Zimbabwe.

Pada Sabtu (18/12/2016), dalam kongres tahunannya di kota Masvingo, sebelah tenggara ibu kota Harare, partai ZANU-PF menyatakan mendukung Mugabe untuk kembali mencalonkan diri dalam pemilu 2018.

Bahkan, sayap kepemudaan ZANU-PF mengusulkan agar Mugabe diangkat sebagai presiden seumur hidup.

Namun, kelompok oposisi menggambarkan puja puji berlebihan itu merupakan tanda Mugabe dan pengikut setianya sudah kehilangan "sentuhan" dengan kenyataan di negara itu.

Zimbabwe kini mengalai tingkat pengangguran skala masif, kas negara nyaris kosong, dan penutupan berbagai bidang usaha.

Meski terus mendapat dukungan dan pujian, Mugabe sendiri mengakui beberapa tokoh partai telah memintanya untuk mengundurkan diri.

Mugabe sudah berkuasa di Zimbabwe sejak negeri itu merdeka pada 1980. Namun, kemerosotan ekonomi dalam beberapa tahun belakangan mulai memunculkan penentangan terhadap Mugabe.

Meski demikian, ZANU-PF seolah menutup mata terhadap kenyataan ini. Dalam konferensi tahunannya para kader partai terus memuji-muji kebijaksanaan Mugabe.

Salah satu menteri pemerintah, Supa Mandiwanzira adalah salah satu yang memuji-muji Mugabe dengan memelesetkan nama depannya.

"Saya bukan orang super (supa), bapak Presiden. Andalah yang super," ujar Mandiwanzira kepada Mugabe.

Sementara itu, ketua sayap kepemudaan partai, Kudzai Chipanga mengusulkan agar nama Mugabe di KTP dan akta kelahirannya diubah.

"Diubah menjadi Presiden Robert Mugabe," ujar Chipanga.

Mugabe, yang memenangkan pemilihan presiden 2013 yang dituding penuh kecurangan, meski uzur masih mampu melakukan perjalanan dinas dan mengatakan dia akan tetap hidup hingga usia 100 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Telegraph


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.