Pebisnis Muslim Irak Pasang Pohon Natal Tertinggi di Baghdad

Kompas.com - 16/12/2016, 13:55 WIB
Seorang wanita Muslim di Baghdad berkomentar menyejukkan tentang bagaimana dia memaknai hari libur saudara-saudaranya yang Kristen. Sky News/YoutubeSeorang wanita Muslim di Baghdad berkomentar menyejukkan tentang bagaimana dia memaknai hari libur saudara-saudaranya yang Kristen.
EditorPascal S Bin Saju

BAGHDAD, KOMPAS.com - Seorang pebisnis Muslim di Irak mengaku telah memasang pohon Natal tertinggi di Baghdad untuk menunjukkan solidaritasnya kepada umat Kristen pada musim liburan ini.

Kantor berita Associated Press, Jumat (16/12/2016) melaporkan, pengusaha Muslim tersebut bernama Yassir Saad.

Dalam perbincangan pada Kamis  (15/12/2016), Saad  mengatakan bahwa inisiatif itu bertujuan “menggandeng saudara-saudara Kristiani dalam merayakan hari besar mereka dan membantu rakyat Irak melupakan kedukaan mereka, terutama terkait perang di Mosul.”

Mosul merupakan kota terbesar kedua di Irak di mana pasukan pemerintah sedang hadir untuk memerangi kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Pohon buatan itu berdiri setinggi 26 meter dengan diameter 10 meter itu. Pohon dipasang di taman hiburan Zawra di Baghdad, ibu kota Irak.

Menurut Saad, inisiatif mendirikan pohon Natal itu memakan biaya sekitar 24.000 dollar AS atau sekitar Rp 322 juta.

"Pohon ini menghadirkan cinta dan perdamaian," kata seorang guru Saba Ismael, saat murid-muridnya mengunjungi taman dan berfoto di depan pohon Natal.

"Saya berharap semua orang Kristen Irak bisa kembali ke Irak dan hidup normal dan damai" bersama umat Muslim di Irak.

Twitter/Dhurgham Pohon Natal tertinggi di Baghdad, ibu kota Irak, dibuat setinggi 26 meter.
Komunitas Kristen di Irak terus berkurang sejak invasi yang dipimpin AS pada tahun 2003.

Komunitas minoritas ini telah menjadi target serangan kelompok ekstremis dan mengungsi ke luar negeri.

Mosul merupakan salah satu basis komunitas minoritas Kristen, tetapi sebagian di antaranya dibunuh dan banyakjuga yang melarikan diri setelah ISIS menduduki kota itu pada 2014.

Beberapa orang Kristen telah berhasil kembali ke desa-desa di luar Mosul yang telah direbut kembali oleh pasukan Irak. Mereka menemukan rumah dan gereja mereka telah dirusak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X