Kuba Ingin Bayar Utang Rp 3,6 Triliun ke Ceko Pakai Rum

Kompas.com - 16/12/2016, 08:42 WIB
Rum, minuman keras khas Kuba. Getty/TelegraphRum, minuman keras khas Kuba.
EditorErvan Hardoko

PRAHA KOMPAS.com - Rum, sudah lama dikenal sebagai minuman keras khas Kuba bahkan, dengan sedikit berlebihan, rum sama nilainya dengan harta karun bajak laut.

Nah, dengan "harta karun" ini pula Kuba menawarkan rum sebagai pembayar utang era Perang Dingin kepada sejumlah kreditor, salah satunya adalah Republik Ceko.

Kementerian Keuangan Republik Ceko mengatakan, pemerintah Kuba menawarkan pembayaran utang negara sebesar Rp 3,6 triliun dalam bentuk minuman khas negeri Karibia itu.

Jika pemerintah Ceko menyetujui proposal itu, maka negeri tersebut akan memiliki persediaan rum yang bisa digunakan hingga lebih dari 100 tahun.


Berdasarkan biro statistik Ceko, meski dikenal sebagai negeri dengan rakyat penggemar bir, negeri tersebut mengimpor rum dengan nilai hampir Rp 27 miliar tahun lalu.

Juru bicara Kementerian Keuangan Ceko, Michal Zurovec mengatakan, nampaknya proposal Kuba itu sulit terwujud.

Sebab, pemerintah Praha lebih suka jika Kuba membayar utangnya dengan uang tunai, paling sedikit separuh dari utang itu.

Bukan kali ini saja sistem barter ditawarkan sebagai pembayar utang. Di masa lalu Korea Utara pernah ingin membayar utang luar negerinya dengan menggunakan ginseng.

Pada 1993, Rusia menawarkan sebuah kapal selam bertenaga nuklir dan dua jet tempur MiG untuk Selandia Baru untuk menyepakati pembayaran impor berbagai produk susu bernilai 100 juta dolar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Telegraph
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X