Survei: Hanya 5 Persen Warga Korsel yang Menginginkan Presiden Park

Kompas.com - 09/12/2016, 09:01 WIB
Warga menyaksikan pidato Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye dalam siaran televisi, Selasa (29/11/2016).  JUNG Yeon-Je / AFPWarga menyaksikan pidato Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye dalam siaran televisi, Selasa (29/11/2016).
EditorErvan Hardoko

SEOUL, KOMPAS.com - Lembaga survei Gallup Korea yang berbasis di Seoul mengungkapkan, hanya lima persen warga Korea Selatan yang masih mengingingkan Park Geun-hye sebagai presiden.

Dalam rilis hasil survei pada Jumat (9/12/2016), angka ini naik tipis dari pekan lalu yang hanya 4 persen di saat Park menghadapi kemungkinan pemakzulan.

Survei itu juga menunjukkan, sebanyak 81 persen responden mendukung parlemen untuk memakzulkan Park.

Sementara itu, di gedung parlemen Korea Selatan, para politisi bersiap untuk melakukan pemungutan suara untuk memuluskan rencana pemakzulan Presiden Park.

ika parlemen sepakat untuk memakzulkan Park, maka hari ini akan menjadi hari terakhir dia duduk di kursi kepresidenan.

Jika Park dicopot dari jabatannya, maka roda pemerintahan akan diserahkan kepada perdana menteri sembari menunggu datangnya pemilu.

Namun, jika dimakzulkan, Park masih boleh menyandang gelar presiden hingga enam bulan mendatang hingga Mahkamah Konstitusi meratifikasi pemakzulan itu.

Jika Mahkamah Konstitusi Korea Selatan meratifikasi keputusan parlemen, maka saat itulah secara resmi jabatan Park sebagai presiden berakhir.

Apapun hasil pemungutan suara di parlemen, tetap saja skandal ini merupakan kejatuhan yang sangat telak bagi Park Geun-hye.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi dia memenangkan pemilihan presiden sebagai kandidat yang tak pernah terlibat dalam kasus korupsi.

Dia juga menyatakan tak berutang kepada siapapun dan mendeklarasikan dirinya hanya "menikahi" negara.

Kini Park menghadapi aib terburuk dalam karier politiknya sebagai presiden Korea Selatan pertama yang dipecat dari jabatannya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.