Kompas.com - 09/12/2016, 05:59 WIB
EditorErvan Hardoko

COLUMBUS, KOMPAS.com - John Glenn, warga AS pertama yang mengorbit Bumi, meninggal dunia pada Kamis (8/12/2016) dalam usia 95 tahun.

Glenn juga tercatat sebagai warga lanjut usia pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Badan antariksa AS, NASA, merupakan salah satu lembaga yang menyampaikan penghormatan untuk astronot legendaris yang menjadi anggota senat selama dua dekade itu.

"Dia adalah pahlawan AS sesungguhnya. Tuhan memberkati, John Glenn. Ad astra," demikian NASA lewat akun Twitternya.

Glenn meninggal dunia di RS Kanker James di Columbus, Ohio. Demikian disampaikan Hank Wilson, juru bicara John Gleen College of Public Affairs.

Namun, sejauh ini penyebab utama kematian sang astronot legedaris belum dibeberkan.

Presiden AS Barack Obama langsung menyampaikan ucapan bela sungkawa setelah mendengar kabar duka ini.

"Dengan meninggalnya John, bangsa ini kehilangan seorang ikon. Saya dan Michelle kehilangan seorang teman," demikian pernyataan resmi Presiden Obama.

"Saat John Glenn dikirim ke luar angkasa dari Tanjung Canaveral dengan menggunakan roket Atlas pada 1962, dia melambungkan harapan bangsa ini," lanjut Obama.

Kesehatan astronot dan veteran dua perang besar ini menurun dalam beberapa waktu belakangan.

Pada 2014 Glenn menjalani operasi jantung dan dikabarkan pernah mengalami stroke. Dia dirawat di rumah sakit kanker Columbus sejak sepekan lalu.

"Meski dia sudah pernah menjelajahi angkasa dan duduk di puncak Capitol Hill, hatinya tetap terikat dengan akarnya di Ohio," kata John Kasich, gubernur Ohio.

"Tak banyak lagi pahlawan tersisa. Veteran Perang Dunia II dan pilot di Perang Korea. Kolonel korps marinir. Astronot NASA. Senator dan suami selama 73 tahun," kata pakar astronomi, Neli deGrasse Tyson.

Pada 20 Februari 1962, Glenn menjadi astronot pertama AS yang mengorbit Bumi.

Dalam misi lima jam sebagai bagian dari proyek Mercury itu, Glenn sukses tiga kali mengitari Bumi.

Lalu 36 tahun kemudian, tepatnya pada 29 Oktober 1998, Glenn kembali mencatat sejarah setelah kembali ke luar angkasa dalam usia 77 tahun, sekaligus menjadi astronot tertua di dunia.

Pria kelahiran 18 Juli 1921 itu bergabung dengan korps marinir AS pada 1943 dan menjadi pilot pesawat tempur.

Dia terlibat dalam Perang Pasifik dan kemudian Perang Korea dengan total menjalankan 149 misi tempur.

Menurut biografi resminya, Glenn menembak jatuh tiga pesawat jet di atas Sungai Yalu dalam sembilan hari terakhir Perang Korea.

Setelah pensiun dari militer pada 1965, Glenn kemudian menjadi anggota senat dari Partai Demokrat dan dua kali gagal menjadi kandidat presiden yaitu pada 1984 dan 1988.

Selama menjadi anggota senat, pandangan politik Glenn dikenal sangat progresif dan dia sangat aktif memperjuangkan proliferasi nuklir serta pembuangan sampah nuklir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.