Kompas.com - 07/12/2016, 16:33 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Seorang menteri Malaysia juga menyerukan peninjauan keanggotaan Myanmar dari blok negara-negara Asia Tenggara (ASEAN).

Pejabat Myanmar telah menolak dituduh sebagai pelaku kekerasan terhadap etnis minoritas Myanmar dan sikap diam Suu Kyi terkait kekerasan itu.

Selasa (6/12/2016) malam, Kementerian Imigrasi Myanmar mengatakan, pihaknya telah mengentikan penerbitan visa atau surat inzin untuk bekerja di Malaysia.

“Myanmar telah menghentikan sementara pengiriman tenaga kerja ke Malaysia sejak 6 Desember ini karena situasi di Malaysia," kata kementerian di Naypyidaw, ibu kota baru Myanmar.

Myanmar juga telah memanggil Duta Besar Malaysia untuk negara itu terkait aksi protes yang melibatkan Najib, yang menuduh pemerintahan Suu Kyi melakukan pembersihan etnis.

"Pernyataan tidak bertanggung jawab seperti itu dapat memperburuk dan memperdalam polarisasi antara kedua komunitas dan kekerasan ekstrem," kata kementerian luar negeri Myanmar, Rabu.

Menurut Kuala Lumpur, sekitar 56.000 warga Rohingya telah tiba di pesisir Malaysia yang lari dari kekerasan di Myanmar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.