Kompas.com - 05/12/2016, 17:46 WIB
PM Jepang Shinzo Abe saat memberikan pernyataan dalam peringatan berakhirnya Perang Dunia II, Jumat (14/8/2015). TORU YAMANAKA / AFP PM Jepang Shinzo Abe saat memberikan pernyataan dalam peringatan berakhirnya Perang Dunia II, Jumat (14/8/2015).
EditorGlori K. Wadrianto

TOKYO, KOMPAS.com - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjadi pemimpin Jepang pertama yang menginjakkan kaki di Pearl Harbour.

Kunjungan itu diumumkan, Senin (5/12/2016), sebagai bagian dari kunjungan Abe ke Hawaii untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serijat Barack Obama.

"Saya akan mengunjungi Pearl Harbour bersama Presiden Obama," demikian ungkap Abe kepada wartawan dalam acara siaran langsung di televisi. 

Diberitakan AFP, Abe, yang akan berada di Hawaii pada 26-27 Desember 2016 akan mengunjungi lokasi yang disasar Jepang pada 7 Desember 1941. Serangan itulah yang memicu pecahnya perang dunia II di pasifik. 

Kunjungan ke Hawaii ini terjadi setelah Obama pada bulan Mei lalu mengunjungi Hirosima.

Hirosima adalah kota di Jepang yang diserang AS dengan bom atom pertama, sekaligus menjadi akhir perang dunia III.

Kota Nagasaki dibom pula beberapa hari kemudian. 

Baca: Obama Akan Jadi Presiden Pertama AS yang Kunjungi Hiroshima

Kunjungan Obama tersebut menimbulkan spekulasi bahwa Abe akan datang mengunjungi Pearl Harbour sebagai balasan. Sekalipun, sebelumnya Pemerintah Jepang membantah hal itu sebagai pertimbangan. 

Istri Abe, Akie mengunjungi Pearl Harbor pada Agustus, dan di akun Facebook dia menyebut, membawa bunga dan doa di monumen USS Arizona Memorial.

Di hari pengeboman 75 tahun silam, pesawat-pesawat tempur Jepang terbang rendah di pangkalan angkatan laut AS. Serangan itu menyebabkan lebih dari 2.400 pasukan AS dan warga sipil tewas. 

Serangan selama dua jam di pangkalan pasifik AS itu, menyebabkan 20 kapal AS rusak dan bahkan tenggelam. Sementara ada 164 pesawat yang hancur. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X