Kompas.com - 30/11/2016, 05:40 WIB
Pasukan pro-pemerintah berjalan di distrik Hanano, Aleppo timur, yang mereka duduki pada Sabtu (26/11/2016).
AFPPasukan pro-pemerintah berjalan di distrik Hanano, Aleppo timur, yang mereka duduki pada Sabtu (26/11/2016).
EditorGlori K. Wadrianto

Tentara propemerintah merebut semua distrik yang dikuasai pemberontak di Aleppo timur. Pergerakan itu terjadi menyusul dua pekan pengeboman udara yang tanpa henti.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kelompok pemberontak telah kehilangan 12 distrik, yang mencakup 40 persen dari wilayah kekuasaan mereka.

Para analis mengatakan kekalahan ini merupakan kemunduran drastis bagi pemberontak, yang menduduki kawasan itu sejak 2012.

Pemerintah telah mencatat kemajuan besar di Aleppo sejak Rusia campur tangan untuk mendukung Presiden Assad pada September tahun lalu.

Ibrahim Abu Al-Leith, Juru bicara kelompok penyelamat White Helmets di Aleppo timur, mengatakan terjadi pengungsian massal dan ambruknya harapan.

"Orang-orang tidur di jalanan. Mereka tak punya apapun untuk dimakan atau diminum," kata dia seperti diberitakan AFP.

PBB mengaku sangat prihatin dan kembali mengulangi permintaan supaya bantuan diizinkan masuk ke kawasan terdampak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebanyak 10.000 warga melarikan diri ke kawasan yang dikuasai pemerintah di sebelah barat, dan distrik yang dikuasai tentara Kurdi di utara.

Demikian data yang diungkaokan kelompok pemantau HAM Syrian Observatory for Human Rights.

Ratusan warga lainnya dilaporkan telah melarikan diri ke selatan, menuju distrik yang masih dikuasai pemberontak, dan mendapat bantuan selimut dan barang-barang lainnya dari penduduk setempat.

Koran Suriah Al-Watan memprediksi, tahap selanjutnya dalam serangan pemerintah ialah memisahkan wilayah yang dikuasai pemberontak menjadi distrik-distrik yang akan mudah dikendalikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X