Ribuan Warga Kuba di Miami Gegap Gempita Sambut Kematian Fidel Castro

Kompas.com - 27/11/2016, 19:02 WIB
Warga asal Kuba di Miami, Florida, Amerika Serikat, turun ke jalan, pada Sabtu (26/11/2016) menyambut kabar mangkatnya mantan Presiden Kuba Fidel Castro. Joe Raedle/Getty Images/AFP Warga asal Kuba di Miami, Florida, Amerika Serikat, turun ke jalan, pada Sabtu (26/11/2016) menyambut kabar mangkatnya mantan Presiden Kuba Fidel Castro.
|
EditorGlori K. Wadrianto

MIAMI, KOMPAS.com - Di tengah duka rakyat Kuba meratapi wafatnya Fidel Castro, rupanya tidak semua rakyat negeri cerutu itu berkabung.

Malahan tidak sedikit yang bersukacita atas mangkatnya sosok kontroversial itu.

Seperti dilansir kantor berita Associated Press, Minggu (27/11/2016), rakyat Kuba yang hidup di pengasingan tepatnya di Miami, Florida, Amerika Serikat, gegap gempita mendengar kabar kematian Castro.

Ribuan orang yang kebanyakan melarikan diri dari rezim Castro, turun ke jalan di Miami bersorak-sorai, membunyikan klakson mobil, dan mengibarkan bendera Kuba dan Amerika Serikat.

Mereka memakai kaos bertuliskan “Veteran Perang Teluk Babi”.

Salah satunya Rafael Torre. Dia berdiri bersama ratusan warga Kuba lainnya merayakan berita bahagia bagi mereka itu,

“Kami mencoba selama lebih dari 50 tahun untuk mendongkelnya, namun tidak kunjung berhasil. Sekarang dia telah meninggal dan mungkin keadaan akan berubah, mungkin dalam 3-4 tahun, mungkin akan terjadi revolusi rakyat di jalanan,” tutur Torre.

Veteran berusia 80 tahun itu merupakan salah satu yang mendukung upaya gagal Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) untuk menggulingkan Castro melalui invasi di Teluk Babi tahun 1961 silam.

Baca: Gagalnya Invasi Teluk Babi, Tamparan Castro Bagi Amerika Serikat

“Saya percaya ini permulaan dari berakhirnya era Castro, Fidel adalah arsitek dari semua ini. Saya emosional. Saya gembira dia akhirnya meninggal. Saya merayakan sebuah harapan,” ucap Alex Pineiro (32 tahun).

“Kami merayakan seperti karnaval. Setan, Fidel sekarang milik kamu. Hukumlah dia selayaknya. Jangan biarkan dia beristirahat tenang," seru Jay Fernandez (71), warga Kuba lain yang pernah dipenjara dua kali oleh rezim Castro.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X