Inilah 8 Pernyataan Terkenal dari Seorang Fidel Castro

Kompas.com - 26/11/2016, 20:35 WIB
Foto yang diambil pada 1 Agustus 1998 ini memperlihatkan Fidel Castro tengah berpidato di Bridgetown, Barbados. ROBERTO SCHMIDT / AFPFoto yang diambil pada 1 Agustus 1998 ini memperlihatkan Fidel Castro tengah berpidato di Bridgetown, Barbados.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

HAVANA, KOMPAS.com - Fidel Castro, tidak terbantahkan, telah menjadi sosok yang sangat berpengaruh. Ia memimpin Kuba selama setengah abad.

Sosok Castro, yang wafat dalam usia 90 tahun pada Jumat (25/11/2016) juga tidak terlepas dari kontroversi terkait gaya kepemimpinannya yang otoriter dan terkenal dengan sejumlah ucapannya.

Berikut beberapa pernyataan Castro yang paling banyak dikutip:

Kecam, Kutuk saya. Itu tidaklah penting. Sejarah akan membebaskan saya.


Saya memulai revolusi dengan 82 orang. Jika saya harus melakukannya lagi, saya akan melakukannya dengan 10 atau 15 orang dengan kepercayaan diri yang tinggi. Tidaklah masalah jika jumlah orangnya kecil sepanjang adanya keyakinan dan rencana yang matang,” kata Castro di tahun 1953 saat membela diri di pengadilan yang mengadilinya atas keterlibatannya di penyerangan terhadap barak militer Moncada.

Saya tidak terpikirkan untuk mencukur jenggot saya, karena saya sudah terbiasa dengan jenggota saya. Jenggot ini berarti banyak untuk negara ini. Ketika saya memenhi janji untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, saya akan mencukurnya,” kata Castro ketika diwawancara Televisi Amerika CBS di tahun 1959, 30 hari setelah Revolusi Kuba.

Saya sudah berkesimpulan bahwa pengorbanan terakhir yang harus saya lakukan untuk Kesehatan Publik Kuba adalah berhenti merokok. Saya tidak begitu merindukannya lagi,” kata Castro di tahun 1985 ketika dia mengumumkan berhenti menghisap cerutu.

Salah satu dampak positif dari revolusi adalah bahkan PSK (Pekerja Seks Komersial) Kuba adalah lulusan perguruan tinggi,” ujar Castro ke sutradara Oliver Stone di film dokumenter Comandate yang dirilis tahun 2003.

Saya sangat gembira saya menginjak umur 80. Saya tidak pernah mengharapkannya. Apalagi, ada tetangga (AS) negara paling kuat di dunia berusaha membunuh saya setiap hari,“ ujar Castro di tahun 2006 saat pertemuan Kepala Negara Amerika Latin di Argentina

Saya tidak berkeinginan dan tidak akan menerima posisi Presiden atau Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata. Itu akan menjadi pengkhianatan terhadap hati nurani saya untuk menerima posisi yang memerlukan dedikasi dan kekuatan fisik yang tidak dapat lagi saya berikan,” kata Castro di bulan Februari 2008 ketika mengumumkan pengunduran dirinya.

Kuba bukanlah negara kapitalis yang sedang dilanda krisis yang mana pemimpinnya panik mencari solusi di tengah depresi ekonomi, inflasi, dan pengangguran. Kuba adalah dan tetap harus menjadi negara sosialis,” tulis Castro di sebuah surat kabar Kuba di tahun 2008. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X