Fidel Castro, Penggemar "Baseball" yang Jadi Duri dalam Daging bagi AS

Kompas.com - 26/11/2016, 16:05 WIB
Foto yang diambil pada 1960-an ini memperlihatkan Fidel Castro (kanan), saat itu adalah perdana menteri Kuba, bertemu dengan rekan seperjuangannya Ernesto CUBA's COUNCIL OF STATE ARCHIVE / AFP Foto yang diambil pada 1960-an ini memperlihatkan Fidel Castro (kanan), saat itu adalah perdana menteri Kuba, bertemu dengan rekan seperjuangannya Ernesto "Che" Guevara.
EditorErvan Hardoko

Castro juga membuat AS frustrasi dan malu karena berbagai cara yang digunakan untuk mendongkel Castro dari kekuasaan semua berakhir dengan kegagalan.

Termasuk saat embargo ekonomi dijatuhkan terhadap Kuba, Castro tetap berkuasa dan pemberontakan rakyat yang dibayangkan AS tak pernah terwujud.

Namun, saat bantun ekonomi dari blok Soviet terhenti pada 1989, Kuba nyaris ambruk. Alhasil Castro akhirnya membuka diri untuk industri pariwisata dan sedikit mereformasi perekonomian negeri itu.

Di saat komunis China mulai membuka sistem ekonominya, Kuba tetap bertahan dengan model sentralisasi ekonomi.

Saat Hugo Chavez berkuasa di Venezuela yang kaya minyak, negeri berhaluan sosialis itu menjadi pemberi bantuan utama rezim Castro.

Gagalkan invasi AS

Lebih dikenal dengan nama "Fidel" atau "El Comandante" di kalangan warga Kuba, Castro memutuskan hubungan diplomatik dengan AS pada 1961.

Dia juga menyita aset berbagai perusahaan AS di Kuba dengan total nilai saat itu mencapai satu miliar dolar AS

Pada April 1961, Castro menggagalkan invasi di Teluk Babi yang dilakukan 1.300 warga Kuba pengasingan yang dilatih CIA.

Meski mampu bertahan dari berbagai upaya penggulingan dan invasi, Castro tak mampu menahan ribuan warga Kuba yang eksodus ke luar negeri terutama ke Florida AS.

Castro memang menjadi idola sebagian besar rakyat Kuba tetapi dia merahasiakan kehidupan pribadinya dari pantauan publik.

Pada 1948, Castro menikahi Mirta Diaz-Balart, yang memberinya putra pertama, Fidelito. Sayangnya mereka bercerai beberapa tahun kemudian.

Pada 1952, Castro berkenalan dengan Naty Revuelta, seorang sosialita yang bersuamikan seorang dokter. Dari Naty, Castro memiliki anak perempuan bernama Alina.

Pada 1957, dia kemudian bertemu dengan Celia Sanchez yang kemudian menjadi istri Castro hingga perempuan itu meninggal dunia pada 1980.

Pada 1980-an, Castro dikabarkan menikahi Dalia Soto del Valle, yang memberinya lima anak yaitu Angel, Antonio, Alejandro, Alexis, dan Alex.


 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X