Kompas.com - 25/11/2016, 12:23 WIB
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com – Dua warga Birmingham, Inggris, diketahui telah mendanai serangan teror terkoordinasi yang menewaskan 32 orang di Brussels, Belgia, Maret 2016.

Fakta itu terungkap dalam sidang di Kingston Crown Court, Inggris, seperti dilaporkan harian The Independent, Jumat (25/11/2016). Sidang berlangsung pada Kamis (24/11/2016).

Jaksa menebutkan, terdakwa Zakaria Boufassil dan Mohammed Ali Ahmed memberikan ‘sejumlah poundsterling’ kepada Mohamed Abrini untuk kegiatan teror antara 1 Juni 2014 dan 16 April 2016.

Seorang tersangka lagi, pemilik rekening di mana uang bantuan itu ditarik, justru sebagai penerima tunjangan tetap dari pemerintah Inggris.

Pelaku teror bom Brussles, Mohamed Abrini, didakwa menerima 3.000 poundsterling atau Rp 50,7 juta dari Boufassil dan Ahmed di sebuah hutan di Birmingham untuk mendukung kegiatan teror.

Abrini, yang juga dicari oleh otoritas keamanan Perancis terkait serangan teror Paris pada November 2015, menerima uang dari Birmingham selama ia mengunjungi Inggris antara 9 Juli dan 16 Juli 2015.

Abrini dikenal sebagai “pria bertopi” ketika terekam kamera pengawas saat sedang berjalan bersama dua pelaku bom bunuh diri di Bandara Zaventem dan stasiun Metro di Brussels, 22 Maret 2016.

Pria berusia 31 tahun itu juga dicari oleh otoritas keamanan Paris karena dia juga tertangkap kamera pengawas saat bersama Salah Abdeslam, salah satu pelaku teror Paris.

Aksi teror di Paris terjadi pada 13 November 2015 yang menewaskan 130 orang. Sejak itu Perancis terus diguncang teror sehingga status daruratnya hingga kini belum juga dicabut.

Uang ditarik dari rekening atas nama Anwar Haddouchi, yang menetap di Birmingham dan ia menerima uang tunjangan dari pemerintah sebelum pergi bergabung dengan ISIS di Suriah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.