Kompas.com - 22/11/2016, 16:45 WIB
EditorErvan Hardoko

KAIRO, KOMPAS.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dikabarkan memenggal seorang ulama berusia 100 tahun karena dituduh mempraktikkan ilmu hitam. Demikian stasiun televisi Al-Arabiya.

Dalam video yang diterima Al-Arabiya, pria tua itu dipaksa mengenakan pakaian terusan berwarna oranye sebelum digiring ke sebuah lapangan dan dipenggal di hadapan puluhan orang.

Dia adalah Sheikh Sulaiman Abu Haraz, seorang ulama Sufi, yang dipenggal seorang algoji bertopeng dengan menggunakan sebuah pedang.

Ulama uzur itu diculik ISIS dari kediamannya di kota Arish, Semenanjung Sinai, Mesir oleh sekelompok orang bersenjata.

"Kesalahan" sang ulama adalah dianggap menjalankan praktik sihir. Kesimpulan itu diambil ISIS tanpa menggelar pemeriksaan atau pengadilan.

Eksekusi sang ulama direkam oleh kelompok militan Ansar Bayt al-Maqdis yang berafiliasi dengan ISIS.

Ansar Bayt al-Maqdis kerap menyerang kelompok Muslim Sufi karena dianggap tak sesuai dengan ajaran Islam yang diyakini ISIS.

Ansar Bayt al-Maqdis menggabungkan diri dengan ISIS pada 2014 dan sejak itu sudah melakukan banyak aksi kekerasan di Mesir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Al Arabiya
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.