Kompas.com - 21/11/2016, 16:24 WIB
EditorErvan Hardoko

GENEVA, KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Minggu (20/11/2016), mengatakan, sudah tak ada lagi rumah sakit yang berfungsi di wilayah timur Aleppo yang dikuasai pemberontak Suriah.

Di tempat ini setidaknya terdapat 250.000 orang yang terkepung dan sebagian besar membutuhkan bantuan medis darurat.

Berbagai fasilitas kesehatan menjadi sasaran dalam perang saudara yang brutal ini, sebuah pola yang terus berlangsung dalam serangan pasukan pemerintah untuk menguasai sepenuhnya Aleppo.

"Saat ini tak ada lagi rumah sakit yang berfungsi di kawasan kota Aleppo yang terkepung," demikian pernyataan resmi WHO.

"Lebih dari 250.000 pria, wanita, dan anak-anak tinggal di wilayah timur Aleppo kini tak memiliki akses ke layanan kesehatan," tambah WHO.

WHO menambahkan, sejumlah layanan kesehatan berupa klinik masih beroperasi di kota yang hancur itu.

Namun, penanganan trauma, pembedahan besar, dan tindakan medis lain tak bisa diperoleh warga Aleppo.

Berbagai badan PBB, termasuk WHO, dilarag memasuki Aleppo timur sejak Juli lalu ketika pasukan pemerintah merebut akses terakhir menuju ke wilayah itu.

Alhasil, Aleppo timur sepenuhnya terputus dari pasokan makanan dan obat-obatan selama lebih dari empat bulan.

Utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, sudah berulang kali melakukan negosiasi agar bantuan PBB bisa masuk ke Aleppo, tetapi semua usaha itu sejauh ini gagal.

Staffan memperingatkan, waktu semakin sedikit untuk menghindari sebuah bencana kemanusiaan yang sangat buruk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.