Seekor Kera Jahil Memicu Pertempuran di Libya, 16 Orang Tewas

Kompas.com - 21/11/2016, 11:00 WIB
Foto Ilustrasi: Seekor kera di Sabha, Libya, menarik penutup kepala seorang gadis hingga copot dan memicu pertempuran antarsuku sehingga 16 orang tewas, pekan lalu, November 2016. Getty ImagesFoto Ilustrasi: Seekor kera di Sabha, Libya, menarik penutup kepala seorang gadis hingga copot dan memicu pertempuran antarsuku sehingga 16 orang tewas, pekan lalu, November 2016.
EditorPascal S Bin Saju

TRIPOLI, KOMPAS.com — Seekor kera jahil menarik penutup kepala, mencakar dan menggigit seorang gadis dan memicu bentrokan yang mematikan di antara para pejuang suku bersenjatakan mortir di Libya sehingga 16 orang tewas dan puluhan orang terluka.

Tank, mortir, dan senjata berat lainnya digunakan selama bentrokan bersenjata di kota Sabha, Libya, seperti dilaporkan Daily Mirror, Minggu (20/11/2016).

Kera itu, milik seorang penjaga toko dari kelompok Gaddadfa, dilaporkan menyerang sebuah kerumunan anak perempuan sebuah sekolah yang sedang melintas dekat toko di Sabha.

Binatang itu menarik penutup kepala salah seorang murid perempuan dari suku Awlad Suleiman hingga copot, mencakar, dan menggigit perempuan itu dan membuat pejuang suku mengamuk.

Mereka pun menyerang komunitas Gaddadfa hingga tiga orang tewas, termasuk kera usil tadi.

Seorang warga lokal mengatakan, "Terjadi eskalasi serangan pada hari kedua dan ketiga, yakni diwarnai dengan penggunaan tank, mortir, dan senjata berat lainnya”.

"Serangan terjadi secara sporadis, dan seluruh kegiatan terhenti di daerah-daerah yang menjadi titik bentrokan tersebut.

Seperti di bagian lain Libya, Sabha telah berulang kali didera konflik sejak demonstrasi massa yang berakhir dengan penggulingan Moammar Khadafy pada 2011.

Di wilayah Sabha, yang menjadi simpul migran dan perdagangan senjata, konflik semakin meningkat oleh penyalahgunaan milisi dan memburuknya kondisi kehidupan warga.

Suku Gaddadfa dan Awlad Suleiman mewakili faksi-faksi bersenjata paling kuat di wilayah Sabha.

Akibat bentrokan terbaru, upaya yang sejak awal dilakukan para pemimpin suku untuk meredakan pertempuran dan mewujudkan gencatan senjata antarkedua kelompok pun gagal.

Pusat Medis Sabha Medical telah menerima setidaknya 16 mayat akibat bentrokan terbaru yang dipicu oleh kejahilan seekor kera tersebut.

Seorang juru bicara mengatakan, "Ada perempuan dan anak-anak di antara yang terluka, dan beberapa pejuang asing dari negara-negara sub-sahara Afrika tewas akibat penembakan yang membabi buta."

Kota Sabha terletak sekitar 410 mil (659,8 km) di selatan Tripoli.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X