Kompas.com - 18/11/2016, 18:22 WIB
Seekor ikan cupang dengan warna mirip bendera kebangsaan Thailand, laku terjual seharga 1.530 dollar AS atau kira-kira Rp 20 juta, dalam sebuah lelang online. Chuchat LEKDEANGYU / AFPSeekor ikan cupang dengan warna mirip bendera kebangsaan Thailand, laku terjual seharga 1.530 dollar AS atau kira-kira Rp 20 juta, dalam sebuah lelang online.
EditorGlori K. Wadrianto

BANGKOK, KOMPAS.com - Seekor ikan cupang dengan warna mirip bendera kebangsaan Thailand, laku terjual seharga 1.530 dollar AS atau kira-kira Rp 20 juta, dalam sebuah lelang online.

Angka ini mungkin menjadi rekor penjualan termahal di dunia, untuk ikan dengan sebutan betta fish tersebut.

Ikan cupang, atau the Siamese fighting fish  atau betta splendens, dikenal memiliki sirip yang berwarna-warni. Ikan jenis ini biasa dipakai sebagai ikan aduan.

Badan ikan tersebut berwarna biru, dengan garis putih horizontal di bagian perut, serta warna merah sejajar di sirip bawahnya.

Ikan unik ini menjadi perbincangan heboh di dunia maya, setelah pemiliknya Kachen Worachai mengunggah foto di grup lelang di Facebook.

Kachen, Kamis (17/11/2016), mengatakan, dia mengharapkan ada orang yang mau membeli ikan tersebut.

Dia sempat terkejut ketika ada orang yang menawar dengan harga 285 dollar AS, di hari kedua setelah dia mengunggah foto itu. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tak pernah menyangka ikan saya akan laku semahal itu," ungkap dia.

Lelaki berumur 40 tahun pemilik toko serba ada itu menangkarkan ikan cupang sebagai hobi.

Dia mengnggah sejumlah foto pada 6 November lalu, dengan harga awal 2,8 dollar AS. Lelang ditutup pada 8 November. 

Kachen mengatakan, harga tertinggi yang pernah dia terima adalah 671 dollar AS.

"Kesempatan untuk mendapatkan ikan cupang dengan warna semacam ini memang macam 1:100.000 ikan," ungkap dia.

"Telah banyak orang yang coba menangkarkan ikan sejenis untuk menghasilkan warna yang demikian, namun keberuntungan sedang berada di pihak saya," kata dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.