Bicara di Berlin, Obama Ingatkan Trump untuk Bersikap di Muka Rusia

Kompas.com - 18/11/2016, 14:45 WIB
Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel Brendan Smialowski / AFPPresiden Amerika Serikat Barack Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel
EditorGlori K. Wadrianto

BERLIN, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dalam kunjungan perpisahannya di Eropa, Kamis (17/11/2016), kembali berusia tentang penggantinya, Presiden terpilih Donald Trump.

Dalam salah satu bagian konferensi pers di Berlin, Jerman, Obama berharap Donald Trump mampu "berdiri" dan bersikap terhadap Rusia.

Seperti diberitakan AFP, didampingi Kanselir jerman Angela Merkel, Obama menekankan kebutuhan untuk penguatan NATO, perdagangan bebas, dan aksi nyata untuk perubahan iklim. 

Penekanan ini diberikan sejalan dengan kekhawatiran negara barat atas potensi radikal yang bakal diambil Trump ketika sudah memegang jabatan sebagai Presiden. 

Memperhatikan konflik di Suriah dan Ukraina, Obama menyebut, dia berharap Trump mau berdiri tegak dan melihat Rusia yang menyimpang dari nilai dan norma internasional.

Diberitakan sebelumnya, Trump dikenal memiliki hubungan baik dengan Vladimir Putin, dan bahkan menyuarakan kekagumannya terhadap Presiden Rusia itu.

Baca: Giliran Putin Telepon Trump, Apa yang Dibicarakan?

Obama lantas mengatakan, meski Rusia adalah negara yang berpengaruh di dunia, namun Trump harus mampu melawan godaan.

Godaan yang dimaksudkan misalnya terkait pilihan untuk mengambil pendekatan politik riil dan memotong penawaran Rusia yang menyakiti negara yang lebih kecil, termasuk Suriah.

Meskipun terasa ada suasana suram selama kunjungan keenam dan terakhir ke Jerman sebagai Presiden AS, Obama mengaku dia tetap optimis dengan Trump.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X