Obama Yakinkan Para Sekutu AS tentang Trump

Kompas.com - 15/11/2016, 19:27 WIB
Barack Obama dan Donald Trump AFP PHOTOBarack Obama dan Donald Trump
EditorPascal S Bin Saju

ATHENA, KOMPAS.com - Presiden AS, Barack Obama, saat berada di Athena, Yunani, berupaya meyakinkan para sekutu AS bahwa presiden terpilih, Donald Trump, akan menghormati persekutuan internasional saat mulai menjabat  pada Januari 2017.

Obama saat berada di Athena, Selasa (15/11/2016), mengatakan. Trump 'mengungkapkan keinginan besar' untuk mempertahankan komitmen AS di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Obama menyampaikan hal tersebut sebelum mendarat di Athena, Yunani, yang merupakan lawatan internasional terakhirnya.

Namun pada masa kampanye, Trump mengatakan dia mungkin akan meniadakan jaminan perlindungan bagi negara-negara anggota NATO tersebut.

Pernyataan Trump itu membuat negara-negara Baltik khawatir akan agresi Rusia.

Berdasarkan Pasal 5 Traktat NATO, para sekutu berkomitmen untuk memberi bantuan kepada negara anggota yang sedang diserang.

Bagaimanapun pada Juli lalu, Trump mengatakan AS hanya akan membantu jika negara bersangkutan sudah 'memenuhi kewajibannya kepada kami'.

Di bawah pemerintahan Obama, Washington mendesak sekutu-sekutunya di Eropa agar meningkatkan anggaran pertahanannya.

Dari Yunani, Presiden Obama direncanakan akan meneruskan lawatannya ke Jerman dan Peru, yang dimanfaatkan untuk menenangkan tanggapan atas terpilihnya Trump.

Setelah pertemuan antara keduanya di Gedung Putih, Kamis (10/11/2016), Obama mengatakan dia mendesak presiden terpilih untuk menyampaikan 'beberapa pertanda persatuan'.

Sementara Moskwa mengatakan, Presiden Vladimir Putin sudah berbicara lewat telepon dengan Trump, Senin (14/11/2016), dan menanti kerja sama dalam meningkatkan hubungan Rusia dan AS.

Hubungan Moskwa dan Washington menegang di bawah Obama, antara lain dipicu oleh agresi Rusia di Crimea, yang sebelumnya merupakan wilayah Ukraina.

Sementara Trump, saat kampanye, memuji Putin yang menurutnya merupakan pemimpin yang lebih kuat dari Obama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X