Kompas.com - 14/11/2016, 16:26 WIB
Polusi udara terburuk melanda Teheran, ibu kota Iran, Senin (14/11/2016) sehingga sekolah-sekolah ditutup. AFPPolusi udara terburuk melanda Teheran, ibu kota Iran, Senin (14/11/2016) sehingga sekolah-sekolah ditutup.
EditorPascal S Bin Saju

TEHERAN, KOMPAS.com – Otoritas berwenang di Teheran, Senin (14/11/2016), menutup sekolah di ibu kota Iran itu akibat dilanda polusi terburuk pertama pada musim dingin ini.

Asap pekat menyelimuti kota sejak hari Minggu (13/11/2016) sehingga menghalangi pemandangan pegunungan yang menghiasi sisi utara kota, tulis Agence France-Presse.

Polusi asap pekat itu menyebabkan 14 juta warga kota meringkuk di dalam rumah atau gedung dan harus menggunakan masker jika mereka hendak berjalan-jalan di kota itu.

Partikel polusi udara yang  mematikan itu mencapai level 156 pada Senin ini. Level tersebut lebih dari tiga kali lipat dari titik yang dianggap aman oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Taman kanak-kanak dan sekolah dasar ditutup pada Senin di Teheran dan di sebagian besar ibu kota provinsi," kata departemen pendidikan sebagaimana dilaporkan kantor berita IRNA.

Pejabat memperpanjang pembatasan lalu lintas. Mobil ambulans dikerahkan untuk menunggu di tempat-tempat laing sibuk dan daerah dengan kondisi udara paling kotor.

Wali kota Teheran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memilik naik metro saat pergi dan pulang kantor.

Hal itu dilakukan wali kota untuk menggugah masyarakat agar menggunakan transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadi.

Meskipun memiliki sekitar 100 stasiun, Ghalibaf mengatakan, metro tidak cukup melayanan masyarakat karena tidak didukung oleh pemerintah pusat.

Pemerintah metropolitan Teheran menghadapi masalah kemacetan, termasuk salah satu kota paling terburuk dalam soal kemacetan lalu lintas di dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X