Kompas.com - 09/11/2016, 15:52 WIB
Donald Trump mengepalkan tangannya saat memastikan kemenangan dalam pemilihan presiden AS tahun ini. Di belakangnya terlihat pasagannya, Mike Pence. MARK WILSON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFPDonald Trump mengepalkan tangannya saat memastikan kemenangan dalam pemilihan presiden AS tahun ini. Di belakangnya terlihat pasagannya, Mike Pence.
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Presiden terpilih AS, Donald Trump, Rabu (9/11/2016), berjanji akan mengobati luka Amerika dan akan menjadi presiden untuk seluruh rakyat negeri itu.

Dalam pidato kemenangannya, Trump juga tak lupa memuji rivalnya Hillary Clinton yang terkait pelayanannya untuk rakyat Amerika Serikat.

"Bagi mereka yang memilih untuk tidak mendukung saya di masa lalu, yang jumlahnya hanya sedikit, saya akan menjadi pembimbing dan penolong kalian agar kita bisa bekerja bersama dan bersatu untuk negara besar ini," ujar Trump.

"Saya bersumpah kepada semua warga negara ini bahwa saya akan menjadi presiden untuk seluruh rakyat Amerika," tambah Trump.

Dalam pidato itu, Trump juga memuji rivanya, Hillary Clinton, yang disebutnya selama beberapa bulan terakhir menjadi kandidat favorit para politisi Washington.

"Hillary sudah bekerja sangat lama dan keras. Kita tentu saja berutang rasa terima kasih yang besar untuk pengabdiannya terhadap negara ini," ujar Trump.

"Saya mengucapkan semua ini dengan setulus hati," Trump menegaskan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Trump melanjutkan, Hillary sudah meneleponnya dan memberikan selamat setelah kalah di negara bagian Pennsylvania. Padahal sejak 1992, negara bagian ini selalu memberikan suara kepada kandidat Partai Demokrat.

"Dia (Hillary) mengucapkan selamat dan saya juga mengucapkan selamat untuk dia dan keluarganya yang sudah bekerja keras selama masa kampanye," tambah dia.

Lebih jauh, taipan real estate itu berjanji akan bersikap adil kepada semua orang termasuk terhadap semua negara di dunia.

"Kita bisa bekerja sama dengan negara-negara yang mau bekerja sama dengan kita. Kita akan memiliki sebuah hubungan yang luar biasa," dia menegaskan.

"Saat kampanye berakhir, pekerjaan kita sebenarnya baru saja dimulai," kata Trump menegaskan gerakan anti-kemapanan dan anti-Washington yang memunculkan hasil bersejarah ini.

"Kita akan segera bekerja untuk rakyat Amerika, dan kami akan bekerja yang kami harap akan membanggakan kalian," Trump menegaskan.

Baca tentang


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.