Pria Ini Perkosa Kambing Setelah Cintanya Ditolak Seorang Perempuan - Kompas.com

Pria Ini Perkosa Kambing Setelah Cintanya Ditolak Seorang Perempuan

Kompas.com - 08/11/2016, 22:51 WIB
Hamsterhead Ilustrasi kambing

NAIROBI, KOMPAS.com — Seorang pria di Kenya nyaris tewas dihakimi massa setelah tertangkap basah memerkosa seekor kambing setelah cintanya kerap ditolak para wanita.

Gabrielle Simiyu tertangkap basah melakukan perbuatan asusilanya itu pada Jumat malam pekan lalu.

Beruntung, polisi yang mendengar kabar itu langsung datang ke lokasi kejadian di desa Nangwe, Kenya, itu.

Perbuatan Simiyu ketahuan setelah pemilik kambing, Richard Wanyonyi, mendengar hewan peliharaannya itu mengembik di tengah malam.

"Saya kira ternak saya tengah bertengkar satu sama lain. Namun, saat saya lihat ke dalam kandang, saya sangat terkejut melihat seorang pria di dalam kandang yang lalu kabur," kata Wanyonyi.

"Karena kejadiannya pada malam hari, saya tak bisa melihat dengan jelas. Lalu, saya melihat sepatu milik pria itu yang tertinggal dan saya mencari pemiliknya pada pagi hari," kata Wanyonyi.

Pada pagi hari, Wanyoyi kemudian memperlihatkan sepatu itu kepada para pengemudi ojek dan mereka mengatakan sepatu itu adalah milik Simiyu.

Mendengar itu, Wanyonyi dan sejumlah warga desa mendatangi kediaman Simiyu dan langsung menghajarnya.

Setelah diamankan polisi, Simiyu mengaku dia memang melakukan hubungan seks dengan hewan-hewan itu dan meminta maaf atas perbuatannya.

"Saya memiliki masalah besar dan butuh bantuan. Setiap kali saya mendekati seorang gadis, dia selalu menolak. Itu sangat menyakitkan," kata Simiyu.

"Saya bahkan sudah minta dibawa ke dokter atau spesialis agar masalah saya terungkap," kata Simiyu.

Apa pun pengakuannya, Simiyu kini ditahan dan didakwa telah melakukan hubungan seks dengan hewan. 


EditorErvan Hardoko
SumberMirror
Komentar

Terkini Lainnya

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Nasional
Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Megapolitan
Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional
Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Nasional
Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Megapolitan
Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Nasional
Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak 'Fair'

Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak "Fair"

Megapolitan

Close Ads X