Kompas.com - 04/11/2016, 21:48 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

MIAMI, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama membuktikan diri sebagai pendukug paling vokal bagi calon Presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton.

Salah satu buktinya adalah ketika ia mengejek kandidat Partai Republik Donald Trump, Kamis (3/11/2016) atau Jumat WIB.

"Dia sangat tidak memenuhi syarat menjadi presiden," kata Obama di hadapan para pendukung Hillary di Miami, Florida.

"Kalian tertawa. Saya tidak bergurau, dia tidak layak untuk menjadi Panglima Tertinggi," tegas Obama lagi.

Florida adalah satu dari dua negara bagian di pantai timur, bersama North Carolina, yang dianggap oleh Hillary dan Trump sebagai wilayah penting untuk memenangi pemilihan presiden AS, secara nasional, Rabu WIB mendatang.

"Jika kita menang di Florida, kita akan memenangkan pemilu ini," kata Obama.

Di Miami, yang menjadi salah satu destinasi wisata terkenal di AS, ada ribuan pemilih keturunan Spanyol dan hispanik yang mendukung Hillary. Mereka menentang Trump karena isu anti- imigran.

Dari Miami, Obama menuju ke kota terbesar Florida, Jacksonville, di bagian utara negara bagian itu. Di tempat yang sama Trump pun menggelar kampanye. 

Trump menuduh Hillary terlibat dalam kejahatan terkait penggunaan email pribadi saat menjalankan tugas sebagai Menteri Luar Negeri AS.

Ribuan email tersebut, kata Trump, berisi bahan-bahan yang menyangkut keamanan nasional.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.