Bertempur Bersama Hezbollah, Bintang Sepak Bola Lebanon Tewas di Aleppo

Kompas.com - 04/11/2016, 19:15 WIB
Asap mengepul di wilayah kota Aleppo yang dikuasai pemerintah Suriah akibat tembakan dari kubu pemberontak. Kekerasan yang terus berlangsung membuar rencana PBB untuk menggelar evakuasi medis pada Jumat (21/10/2016), batal. GEORGE OURFALIAN / AFPAsap mengepul di wilayah kota Aleppo yang dikuasai pemerintah Suriah akibat tembakan dari kubu pemberontak. Kekerasan yang terus berlangsung membuar rencana PBB untuk menggelar evakuasi medis pada Jumat (21/10/2016), batal.
EditorGlori K. Wadrianto

BEIRUT, KOMPAS.com - Seorang pemain muda sepak bola yang merumput di liga sepak bola utama Lebanon tewas dalam pertempuran untuk merebut wilayah Aleppo, Suriah.

Sebuah sumber yang dekat dengan kelompok pergerakan Syiah, Jumat (3/11/2016), mengungkapkan informasi itu kepada AFP.

Bintang muda bernama Kassem Shamkha tewas dalam pertempuran melawan kelompok pemberontak Suriah, Kamis kemarin, di barat Aleppo.

Pemain tengah berusia 19 tahun itu berasal dari Burj al-Barajneh, sebuah wilayah di pinggiran selatan Beirut, di mana dukungan untuk kelompok Hezbollah menyebar luas di sana. 

Sejak tahun 2009, Shamkha bermain untuk klub sepak bola Hezbollah Al-Ahed. Kesebelasan ini memenangi empat kali gelar juara nasional di Lebanon, dan terakhir dicapai pada 2015.

Di Lebanon, sebagian besar kesebelasan profesional yang berlaga dalam kompetisi dibiayai oleh partai-partai politik. 

"Dia akan menjadi sejarah tersendiri di klub ini. Sebab, dia sudah menjadi pahlawan bagi kesebelasan ini, sama halnya dia menjadi pahlawan di medan perang, untuk mempertahankan tanah airnya," kata Sekretaris Jenderal Al-Ahed, Mohammad Assi.

"Dia adalah pemain yang sangat bertalenta untuk klub dan untuk Lebanon, tetapi dia pun memilih jalan hidupnya dengan berjihad untuk negaranya," kata dia. 

Ribuan milisi Hezbollah berjuang untuk Presiden Bashar al-Assad di Suriah.

Hezbollah pun tak pernah mengungkapkan berapa banyak anggotanya yang tewas dalam pertempuran. Namun, diperkirakan ratusan orang pejuang Hezbollah terbunuh di Suriah, termasuk sejumlah komandannya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X