Laporan Terbaru MH370: Pesawat Tidak Diarahkan untuk Mendarat

Kompas.com - 03/11/2016, 06:51 WIB
Lilin dinyalakan saat acara doa bersama kepada korban hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, di Petaling Jaya, Malaysia, 8 Maret 2016. AFP PHOTO / MOHD RASFANLilin dinyalakan saat acara doa bersama kepada korban hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370, di Petaling Jaya, Malaysia, 8 Maret 2016.
EditorPascal S Bin Saju

SYDNEY, KOMPAS.com - Analisis terhadap puing pesawat menunjukkan bahwa pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 menukik ke Samudera Hindia tanpa dikendalikan, demikian disebutkan dalam sebuah laporan terbaru.

Pesawat jenis Boeing 777 itu menghilang saat terbang ke Beijing, China, dari Kuala Lumpur, Malaysia, dengan 239 penumpang di dalamnya pada Maret 2014.

Laporan dari para peneliti Australia menunjukkan bagian sirip sayap pesawat ini berada pada posisi 'tidak meluncur' ketika menabrak permukaan laut.

Hal ini menimbulkan keraguan lebih lanjut pada teori yang didukung oleh beberapa analis bahwa ada yang mengendalikan secara sengaja agar pesawat menukik dan menghujam laut.

Di antara lebih dari 20 potong puing-puing pesawat, para peneliti memusatkan perhatian mereka pada bagian kanan sirip pesawat.

"Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk menginformasikan akhir dari skenario penerbangan yang sedang dipertimbangkan oleh tim pencari," kata laporan tersebut.

"Bagian flaperon pesawat mungkin di, atau dekat dengan, posisi netral yang pada saat itu terpisah dari sayap."

New York Magazine Rute flight simulator (merah) yang ditemukan di hard disk milik kapten MH370, dibandingkan dengan rute MH370 (kuning) berdasar data ping satelit Inmarsat.
Laporan tersebut dirilis ketika tim penerbangan internasional dan ahli komunikasi berkumpul di Canberra untuk membahas tahap berikutnya dari proses pencarian.

Laporan dari Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB), yang mengkoordinasikan pencarian itu didasarkan pada data satelit, simulasi penerbangan dan analisis yang komprehensif dari puing-puing yang tersebar dari lokasi yang diduga merupakan tempat jatuhnya pesawat.

"Temuan dari ulasan tersebut akan dirilis setelah pertemuan," kata Menteri Transportasi Darren Chester dalam sebuah pernyataan.

"Australia, Malaysia, dan China terus bekerja sama untuk menemukan MH370," ujarnya lagi.

Upaya pencarian MH370 telah dilakukan dengan menyisir kawasan seluas 120.000 kilometer persegi dari dasar laut dengan menggunakan drone bawah laut dan peralatan sonar yang dikerahkan dari kapal-kapal khusus.

Jika tidak ditemukan bukti-bukti baru, hasil penemuan ini diharapkan bisa diumumkan pada akhir tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X