Putin Perintahkan Gencatan Senjata 10 Jam di Aleppo mulai Jumat Pagi

Kompas.com - 02/11/2016, 16:06 WIB
Asap mengepul di wilayah kota Aleppo yang dikuasai pemerintah Suriah akibat tembakan dari kubu pemberontak. Kekerasan yang terus berlangsung membuar rencana PBB untuk menggelar evakuasi medis pada Jumat (21/10/2016), batal. GEORGE OURFALIAN / AFPAsap mengepul di wilayah kota Aleppo yang dikuasai pemerintah Suriah akibat tembakan dari kubu pemberontak. Kekerasan yang terus berlangsung membuar rencana PBB untuk menggelar evakuasi medis pada Jumat (21/10/2016), batal.
EditorGlori K. Wadrianto

MOSKWA, KOMPAS.com — Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan dilakukannya gencatan senjata selama 10 jam di Aleppo, Suriah, mulai Jumat (4/11/2016).

"Sebuah keputusan dibuat untuk mengedepankan jeda kemanusiaan di Aleppo, mulai Jumat tersebut pukul 09.00 hingga 19.00."

Demikian diungkapkan Panglima Angkatan Bersenjata Rusia, Valery Gerasimov, dalam pernyataan tertulis, Rabu (2/11/2016), seperti dikutip AFP.

Gerasimov menyebutkan, keputusan tersebut telah disetujui pula oleh lembaga otoritas Suriah.

Lebih jauh, Gerasimov menyebutkan, kebijakan ini diambil untuk menghindari jatuhnya korban jiwa dari penduduk yang tak berdosa. 

Dalam rentang waktu tersebut, warga sipil dan ataupun milisi bersenjata bisa keluar dari sisi timur Aleppo yang masih dikuasai oleh pemberontak. 

Menurut Gerasimov, ada delapan koridor yang bakal dipakai untuk menjalankan misi itu. Enam koridor untuk warga sipil dan dua lainnya untuk milisi bersenjata. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumat lalu, pasukan pemberontak memberikan perlawanan sengit untuk mematahkan pengepungan pasukan rezim di Aleppo.

Namun, perlawanan itu tak membuahkan hasil karena mendapatkan perlawanan yang tak kalah kuat dari pasukan pemerintah.

Aleppo mengalami masa buruk dengan serangkaian aksi kekerasan dalam konflik yang telah berlangsung selama lima tahun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X