Kompas.com - 01/11/2016, 17:50 WIB
Aung San Suu Kyi dalam jumpa pers hari Kamis (5/11) AFPAung San Suu Kyi dalam jumpa pers hari Kamis (5/11)
EditorGlori K. Wadrianto

TOKYO, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Myanmar Aung San Suu Kyi mendarat di Tokyo, Jepang, Selasa (1/11/2016).

Kedatangan Aung San Suu Kyi ke Jepang untuk menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Kunjungan ke negeri matahari terbit ini merupakan kunjungan pertamanya, sejak dia menjadi pemimpin de facto Myanmar di awal tahun 2016 ini. 

Suu Kyi dan Abe bakal membahas isu bantuan ekonomi, dan proses pembangunan perdamaian di Myanmar, dengan kelompok etnis minoritas di sana.

Informasi ini diungkapkan pihak Kementerian Luar Negeri Jepang dalam pernyataan tertulis yang dikutip kantor berita AFP

Disebutkan, Pemerintah Jepang berharap bisa membangun hubungan ekonomi yang lebih baik dengan Myanmar.

Salah satu caranya adalah dengan memberikan tawaran dukungan infrastruktur, sejalan dengan keberadaan lebih dari 300 perusahaan Jepang di Asia Tenggara. 

Namun pihak donor utama dikabarkan sempat kecewa dengan keterlambatan kunjungan Suu Kyi ke Tokyo.

Muncul spekulasi, hal itu terjadi karena hubungan dekat Tokyo dengan mantan pemerintah dukungan militer dari Thein Sein.

Selama kunjungan di Jepang hingga Sabtu mendatang, Suu Kyi akan bertemu pula dengan Menteri Luar Negeri Fumio Kishida, dan kelompok bisnis Jepang.

Dia akan mengunjungi Universitas Kyoto di mana ia tinggal selama sekitar 10 bulan di tahun 1980 untuk melakukan penelitian tentang ayahnya.

Ayahnya adalah seorang perwira militer yang dibunuh oleh penguasa, yang kemudian dikenal sebagai Burma, dalam perjalanan menuju kemerdekaan dari Inggris.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X