Polisi Pakistan dan Pendukung Oposisi Bentrok di Islamabad

Kompas.com - 31/10/2016, 07:27 WIB
EditorPascal S Bin Saju

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Polisi anti huru hara Pakistan, Minggu (30/10/2016), menggunakan gas air mata dan pentungan untuk melawan demonstran pendukung politisi Imran Khan yang melemparkan batu.

Polisi menyita senjata dan menangkap ratusan orang ketika mereka berupaya masuk ke Islamabad untuk melakukan unjuk rasa anti pemerintah yang dijadwalkan pekan depan.

Sejumlah bentrokan telah terjadi sejak Jumat, ketika pemerintah melarang diadakannya perkumpulan massal dan protes di ibukota.

Bentrokan itu pecah lagi hari Minggu dekat kediaman Khan dan di beberapa tempat di luar ibu kota Islamabad.

Khan bertekad akan melumpuhkan Islamabad pada 2 November untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Nawaz Sharif.

“Pesan yang kami dapat adalah mereka akan memblokir Islamabad,” kata Menteri Dalam Negeri Pakistan Chaudhry Nisar Ali Khan dalam sebuah konferensi pers.

Dia menduga partai oposisi berencana menyerbu kantor sekretariat pemerintah Pakistan.

Dia mengatakan pemerintah tidak akan membiarkan siapapun mengganggu kehidupan di ibukota. “Saya bertanggungjawab agar sekolah tetap buka dan orang-orang tetap bekerja,” katanya.

Imran Khan pada tahun 2014 mengadakan protes duduk sebulan penuh di luar gedung parlemen Pakistan di Islamabad untuk menuntut agar Sharif mundur, menuduh bahwa perdana menteri itu telah mencurangi pemilu tahun 2013.

Mantan atlet kriket itu menghentikan sementara protes partainya setelah sebuah serangan Taliban bulan Desember tahun 2013 di Peshawar yang menewaskan 150 orang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.