Demi Rekonsiliasi, Paus Fransiskus Hadiri Perayaan 500 Tahun Gereja Protestan

Kompas.com - 28/10/2016, 09:53 WIB
Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus AFP PHOTOPemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus
EditorErvan Hardoko

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Senin pekan depan, Paus Fransiskus berkunjung ke Swedia untuk menghadiri perayaan 500 tahun terbentuknya aliran gerakan Reformasi Gereja yang akhirnya membentuk gereja Protestan.

Dalam kunjungan sebagai simbol rekonsiliasi Gereja Katolik dan Protestan itu, Paus dijadwalkan hadir dalam sebuah kebaktian yang digelar Federasi Lutheran Sedunia (LWF) di kota Lund, wilayah selatan Swedia.

Dalam kebaktian itu, Paus Fransiskus akan ikut beribadah dengan umat Protestan yang muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap ajaran dan kekuasaan Gereja Katolik Roma.

Terlepas dari latar belakang sejarah itu, kehadiran Paus Fransiskus dalam acara itu sudah sangat sensasional.

"Jangan dilupakan bahwa Martin Luther menyebut paus sebagai anti-Kristus dan menjadi kritikus paling pedas terhadap Gereja Katolik Roma," kata Theodor Dieter dari Institut Lutheran untuk Reiset Ekumenikal.

"Tiga tahun lalu para uskup dan kardinal menganggap, reformasi protestan bukan sebuah hal untuk dirayakan," yambah Dieter.

Namun, sejarah bukan satu-satunya alasan yang memisahkan kedua tradisi Kristen ini.

Gereja Lutheran Swedia adalah salah satu aliran yang paling liberal dalam kekristenan.

Pemimpin tertinggi gereja Swedia saat ini dijabat seorang perempuan, Antje Jacleken sejak 2013. Sejak 1960, Gereja Swedia sudah mengizinkan perempuan menjadi pendeta dan memimpin ibadah.

Dan bahkan Gereja Swedia menyambut baik kalangan gay dan lesbian termasuk mereka yang ingin menjadi pendeta.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X