Kompas.com - 27/10/2016, 22:45 WIB
EditorPascal S Bin Saju

BRUSSELS, KOMPAS.com - Dua perempuan Yazidi asal Irak yang diculik militan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) pada 2014 dianugerahi Penghargaan Sakharov dari Parlemen Eropa untuk kebebasan berpikir dan mengemukakan pendapat.

Mereka adalah Murad Basee dan Lamiya Aji Bashar. Dua dari ribuan perempuan etnis minoritas Yazidi ini diculik dan sempat dijadikan budak seks oleh kelompok Islamis radikal itu.

Keduanya diculik dari desa mereka di dekat Sinjar, Irak barat laut, pada musim panas 2014, . dilaporkan Voice of America. Mereka menerima penghargaan itu pada Kamis (27/10/2016).

Basee dan Bashar kini dianggap sebagai pemimpin dalam gerakan untuk melindungi warga Yazidi lainnya yang tinggal di kawasan-kawasan yang diserbu ISIS.

Mereka juga meminta agar pembantaian terhadap warga Yazidi diakui sebagai genosida.

Penghargaan itu memakai nama Andrei Sakharov, ilmuwan pembangkang Soviet yang meninggal tahun 1989.

Biasanya penghargaan Sakharov diberikan setiap tahun kepada para pembela hak asasi manusia (HAM).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.