Rusia Serahkan Data Radar Pesawat Malaysia Airlines MH17

Kompas.com - 27/10/2016, 22:28 WIB
Pesawat Malaysia Airlines MH17 yang  jatuh pada Juli 2014 menewaskan seluruh 298 penumpang dan awaknya. BBCPesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh pada Juli 2014 menewaskan seluruh 298 penumpang dan awaknya.
EditorPascal S Bin Saju

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia telah menyerahkan data radar ke Belanda yang diambil dari lokasi jatuhnya pesawat MH17 milik Malaysia Airlines akibat ditembak pemberontak di Ukraina timur pada 2014.

Otoritas terkait di Moskwa mengonfirmasi berita itu pada Kamis (27/10/2016), sebagaimana dilaporkan oleh Agence France-Presse, Kamis malam.

"Kami memberi Belanda data radar mentah yang kami temukan bulan lalu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Dia berbicara setelah Menteri Kehakiman Belanda, Ard van der Steur, mengatakan kepada parlemen pada Rabu (26/10/2016) bahwa jaksa Rusia telah menyerahkan "paket informasi" ke Kedutaan Belanda di Moskwa.

Steur mengatakan, dia tidak bisa memberikan keterangan secara rincian karena isi “paket informasi” itu masih perlu dianalisa untuk mengetahui apakah data itu berguna untuk membantu proses penyelidikan.

Kementerian Pertahanan Rusia pada akhir September lalu merilis apa yang diklaim sebagai gambar radar baru.

Dari data radar itu, kata Moskwa, tidak menunjukkan ada rudal yang ditembakkan dari wilayah yang dikuasai pemberontak separatis Ukraina timur ke arah pesawat MH17 pada Juli 2014.

Penjelasan Rusia itu bertentangan beberapa deklarasi atau pernyataan yang diberikan sebelumnya.

Kementerian itu merilis gambar kepada wartawan dua hari sebelum tim internasional Belanda yang dipimpin penyidik pidana merilis temuan awal pada 28 September lalu tentang ke jatuhnya MH17.

Tim penyidik Belanda itu menemukan adanya dugaan bahwa rudal yang ditembakkan oleh pemberontak pro-Moskwa itu diangkut dari Rusia.

Tim investigasi yang dipimpin Belanda, yang telah menghabiskan dua tahun untuk menyelidiki kecelakaan yang menewaskan semua 298 orang di dalam pesawat Boeing 777, mengatakan pada saat itu bahwa Rusia tidak memberi mereka data radar baru.

Ukraina dan Barat bersikeras, kelompok separatis pro-Rusia telah menembakkan roket ke pesawat MH17 dengan rudal buatan Rusia yang diberikan Moskwa kepada pemberontak.

Atas tragedi itu Uni Eropa menjatuhkan sanksi lebih keras terhadap Rusia, yang dituding sebagai negara utama pendukung munculnya pemberontak di Ukraina timur.

Namun, Moskwa dan pemberontak Ukraina timur telah secara konsisten membantah terlibat dalam insiden jatuhnya pesawat Malaysia itu dengan balik menyalahkan pasukan Ukraina.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Pakar asal China Ini Sebut Virus Corona Menular lewat Mata

Internasional
Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Beredar Video Mayat Diduga Korban Virus Corona Tergeletak di Rumah Sakit China

Internasional
Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X