Kompas.com - 24/10/2016, 18:14 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

VALLETTA, KOMPAS.com - Sebuah pesawat carteran yang disewa aparat bea dan cukai Perancis, mengalami kecelakaan di Bandara Internasional Malta, Senin (24/10/2016), sekitar pukul 13.20 WIB.

Pesawat Fairchild Metroliner Mark III yang terdaftar di Amerika Serikat dan disewakan sebuah perusahaan di Luxemburg itu terbang menukik, dan lalu menghujam bumi.

Seketika muncul bola api, dari ledakan akibat kecelakaan tersebut.

Kementerian Pertahanan Perancis telah mengonfirmasi bahwa seluruh petugas yang berjumlah lima orang, tewas dalam kejadian ini.

Mereka disebut tengah terlibat dalam misi pemantauan di kawasan Laut Tengah. 

Seperti diberitakan AFP, berdasarkan penjelasan otoritas di Malta, pesawat mengalami kecelakaan sesaat setelah lepas landas.

Seluruh korban adalah warga negara Perancis dan Pemerintah Malta memastikan tidak ada indikasi bahan peledak dalam kecelakaan ini. 

"Penjelasan resmi dari otoritas tekait, rekaman video, dan keterangan sejumlah saksi mata, termasuk tiga orang anggota militer Malta yang berada di barak dekat lokasi kejadian, dan dua pilot, menunjukkan tidak ada indikasi bahan peledak."

Demikian pernyataan tertulis Pemerintah Malta, yang juga menegaskan bahwa penyelidikan atas kecelakaan ini masih akan bergulir. 

Sejauh ini, jenazah kelima korban telah ditemukan. 

"Penerbangan ini merupakan bagian dari tindak pemantauan yang dilakukan bea dan cukai Perancis di kawasan itu."

Disebutkan, pemantauan serupa telah berlangsung sejak sekitar lima bulan terakhir.

Tujuan dari operasi ini adalah melacak rute perdagangan gelap berbagai komoditas, termasuk perdagangan manusia, dan narkoba. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.