Kompas.com - 24/10/2016, 16:04 WIB
Hasil akhir referendum Uni Eropa (UE) di Inggris, Kamis (23/6/2016), menunjukkan, 51,9 persen pemilih menghendaki negara itu keluar dari blok UE, setelah 43 tahun bergabung. DPA/A DelvinHasil akhir referendum Uni Eropa (UE) di Inggris, Kamis (23/6/2016), menunjukkan, 51,9 persen pemilih menghendaki negara itu keluar dari blok UE, setelah 43 tahun bergabung.
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com - Pemerintah Inggris mengumumkan, Senin (24/10/2016), akan mengajak perwakilan dari Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara untuk berunding dengan Menteri Brexit, David Davis, mengenai Uni Eropa (UE).

Perdana Menteri (PM) Theresa May dalam pertemuan, Senin, mengajak tiga pimpinan wilayah dengan otonomi terpisah itu membahas keputusan Inggris keluar UE (Brexit) secara resmi setidaknya dua kali sebelum akhir tahun.

"Perundingan merupakan langkah penting bagi negeri ini, dan wajib diikuti tiga pemerintahan tersebut demi membuat transisi ini berhasil," kata May sebagaimana dikutip kantor PM sebelum pertemuan dan dirilis Reuters.

"Forum baru ini merupakan kesempatan bagi pihak tersebut untuk mengajukan usulan mengenai Brexit sehingga keputusan akhir dapat ditentukan secara demokratis oleh rakyat Inggris".

PM Skotlandia, Nicola Sturgeon, Ketua Partai Nasional Skotlandia, mengatakan pihaknya akan mengantisipasi seluruh kemungkinan, termasuk opsi kemerdekaan, khususnya setelah Inggris meninggalkan UE.

Banyak rakyat Skotlandia memilih untuk tetap menjadi anggota blok UE. Sturgeon mengatakan, Skotlandia menginginkan sebanyak mungkin keuntungan pasar tunggal UE dan menghendaki jaminan atas hal tersebut.

Pemerintah Inggris akan berunding untuk menyetujui kesepakatan yang mengakomodasi seluruh kepentingan terkait Brexit, utamanya atas nama seluruh rakyat Inggris Raya.

PM May yang tak mengakui label "Brexit keras" dan "Brexit halus" dalam menyelesaikan proses transisi keluar UE menegaskan keputusan final belum dibuat, dan keluarnya Inggris dari blok UE tak akan dikembalikan pada dua pilihan berbeda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X