Pasukan Gabungan Irak Berjarak 5 Kilometer dari Batas Kota Mosul

Kompas.com - 24/10/2016, 06:22 WIB
Pasukan Peshmerga Kurdi melepaskan tembakan roket dari sebuah desa tak jauh dari kota Bashiqa yang  berjarak hanya 15 kilometer dari batas kota Mosul, Irak. SAFIN HAMED / AFP Pasukan Peshmerga Kurdi melepaskan tembakan roket dari sebuah desa tak jauh dari kota Bashiqa yang berjarak hanya 15 kilometer dari batas kota Mosul, Irak.
EditorErvan Hardoko

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pasukan Peshmerga Kurdi berhasil memukul mundur pasukan ISIS ke kota Mosul dalam sebuah serangan ganda pada Minggu (23/10/2016) dini hari di dekat kota Bashiqa.

Meski gerak maju pasukan terganggu gumpalan asap gas beracun setelah ISIS meledakkan sebuah tambang belerang, pasukan Peshmerga sukses merebut sebuah desa di sisi timur Mosul.

Dengan keberhasilan ini maka di beberapa titik pasukan gabungan AD Irak, Peshmerga dan milisi-milisi bersenjata hanya berjarak lima kilometer dari batas kota Mosul.

Pertempuran di Minggu pagi itu sangat sengit. Demi memperlambat gerak maju pasukan Irak, ISIS mengerahkan sejumlah bom mobil dan pasukan bom bunuh diri.

ISIS juga menebar ranjau darat di sepanjang jalan serta menyerang kota Kirkuk yang berjarak 160 kilometer dari Mosul sebagai pengalih perhatian.

Sebelumnya pada Sabtu (22/10/2016), ISIS meledakkan sebuah tambang belerang di sisi selatan kota Mosul yang mengakibatkan asap beracun membubung ke udara dan menutupi kawasan yang cukup luas di provinsi Nineveh.

Lebih dari 1.000 orang warga setempat harus dirawat di rumah sakit akibat masalah saluran pernapasan dan setidaknya dua orang meninggal dunia akibat asap beracun itu.

Mosul, kota terbesar kedua di Irak direbut ISIS pada 2014 bersama sebagian wilayah lain di Irak.

Serangan untuk merebut Mosul dari tangan ISIS memunculkan kekhawatiran terhadap 1,5 juta penduduk kota yang kemungkinan besar akan terjebak dalam pertempuran hebat.

Apalagi, di dalam kota dilaporkan sekitar 4.000 anggota ISIS sudah siap menyambut kedatangan pasukan Irak.

Selain itu, mereka juga menyiapkan berbagai jebakan bom di jalan serta jembatan dan menggali jaringan terowongan di dalam kota itu.

Meski para petinggi militer Irak berharap pertempuran merebut Mosul bisa berakhir dalam beberapa pekan, banyak kalangan khawatir pertempuran bisa berlangsung beberapa bulan.

Kesuksesan Irak merebut kembali Mosul akan menjadi pukulan telak bagi ISIS yang dalam beberapa bulan terakhir terus mengalami kemunduran baik di Irak maupun Suriah.

Namun, jika Mosul dibebaskan dari kendali ISIS, para pengamat mengkhawatirkan gabungan berbagai etnis dalam pasukan gabungan Irak memicu masalah sektarian yang berujung pada bentrokan baru.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X