Bintang Porno Klaim Diajak Kencan Donald Trump dengan Imbalan Rp 130 Juta

Kompas.com - 23/10/2016, 11:27 WIB
Jessica Drake (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Gloria Allred membeberkan masa lalunya bersama Donald Trump, dalam jumpa pers, Sabtu (22/10/2016). Reuters/MirrorJessica Drake (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Gloria Allred membeberkan masa lalunya bersama Donald Trump, dalam jumpa pers, Sabtu (22/10/2016).
EditorErvan Hardoko

Tim kampanye Donald Trump langsung membantah pernyataan Jessica Drake itu sebagai tak berdasar dan mengada-ada.

"Tuan Trump tak mengenal perempuan ini, tidak ingat perempuan ini dan tak memiliki kepentingan apapun untuk mengenal dia," demikian pernyataan resmi tim kampanye Donald Trump.

"Ini hanyalah upaya lain yang dilalukan tim kampanye (Hillary) Clinton untuk mempermalukan kandidat yang hari ini memimpin di tiga jajak pendapat," masih tim kampanye Trump.

"Siapapun yang mampu menyewa penjahat untuk memicu kekerasan dalam sebuah kampanye, yang videonya baru dirilis, akan berbuat apapun. Ini adalah upaya Clinton untuk mengendalikan pemilu," tim kampanye Trump menegaskan.

Jessica Drake adalah perempuan ke-11 yang menuding perilaku tak wajar Donald Trump. Dua perempuan lain dengan klaim serupa juga diwakili oleh Gloria Allred.

Pada hari yang sama sebelum jumpa pers Jessica Drake, dalam kampanye di Gettysburg, Pennsylvania, Donald Trump mengancam untuk menggugat semua orang yang melontarkan tuduhan kepadanya.

"Saya akan menggugat semua pembohong ini. Mereka muncul hanya untuk merusak kampanye saya," kata Trump di hadapan para pendukungnya.

Ancaman Trump itu ditanggapi ringan Gloria Allred dan mempersilakan pengusaha itu untuk melakukan gugatan.

"Kami malah mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan Anda," ujar Gloria.

Dianggap pembohong dan menjadi oportunis memang sudah disadari Jessica saat muncul dengan pengakuannya, apalagi dengan latar belakangnya sebagai bintang film porno.

Dia mengatakan, apa yang dilakukannya ini adalah untuk mendukung sesama perempuan yang sudah menyampaikan pengalaman buruk mereka dengan Donald Trump kepada publik.

"Saya mungkin bukan siapa-siapa selain sebutir kecil pasir. Namun, saya adalah bagian dari sebuah pantai yang luas," ujar Jessica.

Halaman:
Baca tentang


Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X