Bintang Porno Klaim Diajak Kencan Donald Trump dengan Imbalan Rp 130 Juta - Kompas.com

Bintang Porno Klaim Diajak Kencan Donald Trump dengan Imbalan Rp 130 Juta

Kompas.com - 23/10/2016, 11:27 WIB
Reuters/Mirror Jessica Drake (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Gloria Allred membeberkan masa lalunya bersama Donald Trump, dalam jumpa pers, Sabtu (22/10/2016).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Satu lagi perempuan yang mengaku pernah menjalani hubungan dengan calon presiden AS Donald Trump muncul ke hadapan publik.

Kali ini perempuan itu adalah bintang film porno Jessica Drake yang mengklaim Trump pernah menawarkan uang sebesar 10.000 dolar AS atau sekitar Rp 130 juta.

Tak hanya itu, Trump juga menawarkan akses ke dalam jet pribadinya dan ke kamar penthouse di sebuah hotel menyusul sebuah turnamen golf pada 2006.

Jessica (42), membuka kisah lamanya itu dalam sebuah jumpa pers bersama kuasa hukumnya, Gloria Allred pada Sabtu (22/10/2016).

Dalam jumpa pers itu, Jessica mengatakan, dia berjumpa dengan Trump dalam sebuah turnamen golf di Danau Tahoe, California, setahun setelah pengusaha itu menikahi Melania.

Jessica mengklaim, Trump mengundangkan datang ke kamar mewahnya setelah turnamen itu. Jessica memenuhi undangan Trump itu dan pergi bersama teman-teman perempuannya.

Saat mereka tiba di kamar Trump, ujar Jessica, pria itu langsung memeluk dan mencium Jessica dan teman-temannya.

Setelah beberapa saat berada di ruangan Donald Trump, Jessica dan teman-temannya pergi. Tak lama kemudian, seorang anak buah Trump menelepon Jessica dan mengundangnya untuk kembali datang, kali ini sendirian.

"Apa yang kamu mau? Berapa?" ujar Jessica menirukan tawaran Donald Trump ketika itu.

"Saya menolak undangannya, saat itu dia menawarkan uang sebesar 10.000 dolar," kenang Jessica yang dalam jumpa pers itu memperlihatkan fotonya bersama Donald Trump.

Tim kampanye Donald Trump langsung membantah pernyataan Jessica Drake itu sebagai tak berdasar dan mengada-ada.

"Tuan Trump tak mengenal perempuan ini, tidak ingat perempuan ini dan tak memiliki kepentingan apapun untuk mengenal dia," demikian pernyataan resmi tim kampanye Donald Trump.

"Ini hanyalah upaya lain yang dilalukan tim kampanye (Hillary) Clinton untuk mempermalukan kandidat yang hari ini memimpin di tiga jajak pendapat," masih tim kampanye Trump.

"Siapapun yang mampu menyewa penjahat untuk memicu kekerasan dalam sebuah kampanye, yang videonya baru dirilis, akan berbuat apapun. Ini adalah upaya Clinton untuk mengendalikan pemilu," tim kampanye Trump menegaskan.

Jessica Drake adalah perempuan ke-11 yang menuding perilaku tak wajar Donald Trump. Dua perempuan lain dengan klaim serupa juga diwakili oleh Gloria Allred.

Pada hari yang sama sebelum jumpa pers Jessica Drake, dalam kampanye di Gettysburg, Pennsylvania, Donald Trump mengancam untuk menggugat semua orang yang melontarkan tuduhan kepadanya.

"Saya akan menggugat semua pembohong ini. Mereka muncul hanya untuk merusak kampanye saya," kata Trump di hadapan para pendukungnya.

Ancaman Trump itu ditanggapi ringan Gloria Allred dan mempersilakan pengusaha itu untuk melakukan gugatan.

"Kami malah mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan Anda," ujar Gloria.

Dianggap pembohong dan menjadi oportunis memang sudah disadari Jessica saat muncul dengan pengakuannya, apalagi dengan latar belakangnya sebagai bintang film porno.

Dia mengatakan, apa yang dilakukannya ini adalah untuk mendukung sesama perempuan yang sudah menyampaikan pengalaman buruk mereka dengan Donald Trump kepada publik.

"Saya mungkin bukan siapa-siapa selain sebutir kecil pasir. Namun, saya adalah bagian dari sebuah pantai yang luas," ujar Jessica.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErvan Hardoko
SumberMirror
Komentar

Terkini Lainnya

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Survei Alvara: Elektabilitas Jokowi 46,8 persen, Prabowo 27,2 persen

Nasional
Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Belasan Ribu Surat Suara Pilgub Jateng di Purbalingga Rusak

Regional
Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Kecelakaan Sepeda Motor di Madiun, Tiga Orang Tewas

Regional
Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Polisi Upayakan Kasus Remaja Curi Koper di Bandara Diselesaikan di Luar Pengadilan

Megapolitan
Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Kesaksian Warga soal Ribuan E-KTP yang Tercecer di Bogor

Regional
Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Ibu di India Tak Sadar Telah Digigit Ular, Anak Meninggal Usai Menyusu

Internasional
Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Petasan Meledak, Rumah Hancur dan Satu Orang Meninggal Dunia

Regional
Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Tak Peduli Merek, DV Curi Koper Apa Saja yang Ada di Hadapannya

Megapolitan
Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Akibat Galian Resapan Air Tanpa Pembatas, Mobil Terperosok ke Lubang

Megapolitan
Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Remaja DV Kerap Lakukan Pencurian Koper di Bandara Sepulang Sekolah

Megapolitan
Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Anggota Komisi II Minta Kemendgari Jamin Tak Ada Penyalahgunaan E-KTP

Nasional
Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Remaja Curi 10 Koper di Bandara Soekarno-Hatta karena Ingin Mengoleksi

Megapolitan
Masuk Lewat 'Exit Gate', Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Masuk Lewat "Exit Gate", Begini Cara Remaja Ini Curi Koper di Bandara

Megapolitan
Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Putin Isyaratkan Ingin Kembali Jabat Posisi Perdana Menteri pada 2024

Internasional
Enggan Cerita Masalahnya, Pemuda Malah Terjun ke Citarum di Hadapan Teman

Enggan Cerita Masalahnya, Pemuda Malah Terjun ke Citarum di Hadapan Teman

Regional

Close Ads X