Kostum Badut Dilarang di Sekolah-sekolah Distrik di New Jersey

Kompas.com - 18/10/2016, 11:39 WIB
Ilustrasi AFP/Saul Loeb Ilustrasi
EditorGlori K. Wadrianto

WEST MILFORD, KOMPAS.com -  Sebuah larangan terhadap penggunaan kostum badut diterapkan di seluruh sekolah di Distrik West Milford, New Jersey, Amerika Serikat.

Larangan ini muncul menyusul maraknya teror badut seram yang menakuti dan bahkan menyerang penduduk di Amerika Serikat.

Pengawas sekolah distrik setempat, Alex Anemone, menyebutkan, ada delapan sekolah distrik di Passaic County yang diminta untuk mematuhi peringatan ini.

Hal ini pun terkait dengan perayaan dan parade Halloween tahunan dan acara akhir tahun yang semakin mendekat.

Aparat Kepolisian di West Milford, seperti diberitakan laman USA Today, Selasa (18/10/2016), menyebutkan, sejauh ini belum ada ancaman spesifik di kawasan itu.

Kendati demikian, beberapa kali muncul laporan, naik langsung maupun melalui media sosial mengenai keberadaan badut-badut mengerikan di wilayah itu.

Peringatan ini, kata Anemone, diterbitkan demi menjamin berlangsungnya perayaan dan parade secara baik dan dapat dinikmati oleh semua orang.

Sebelumnya diberitakan, tak cuma di AS, di beberapa negara di Eropa, teror dari orang-orang yang mengenakan kostum badut 'jahat' telah mengganggu ketentraman.

Setelah di AS, Sosok Badut Menyeramkan Pun Muncul di Belanda

Bahkan, ada kasus kriminalitas yang mengikuti keberadaan sosok-sosok itu.

Namun, sejalan dengan merebaknya kabar tersebut, angka penjualan kostum badut menjelang Halloween di AS, justru dilaporkan meningkat 239 persen.

Adapun kostum yang dilarang di sekolah Distrik West Milford adalah, kostum badut, topeng, face painting, dan mainan senjata api.

Anemone menyebutkan, orangtua murid yang merasa takut dan khawatir menjelang acara Halloween dan pesta kelas disarankan menghubungi penilik sekolah atau pekerja sosial terdekat agar segera mendapat bantuan. 

Baca: Teror Badut Menyeramkan Kini Merebak di Swedia

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X