Kompas.com - 10/10/2016, 11:31 WIB
EditorPascal S Bin Saju

SANA’A, KOMPAS.com - Ribuan orang turun ke jalan-jalan di Sana’a, ibu kota Yaman, Minggu (9/10/2016) memprotes serangan udara Arab Saudi yang menewaskan lebih dari 140 orang di sebuah upacara pemakaman Sabtu (7/10/2016).

Seorang pengamat Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, lebih dari 500 lainnya luka-luka akibat serangan koalisi Arab Saudi itu.

Para demonstran berkumpul di luar kantor PBB di Sana’a sambil meneriakkan kata “matilah Al Saud”, merujuk pada keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Demonstrasi ini terjadi sehari setelah sejumlah bom menghantam sebuah upacara pemakaman seorang tokoh Houthi berpengaruh di sana.

Beberapa laporan dan video di lokasi kejadian menunjukkan kerusakan hebat dan kesulitan tim bantuan mengumpulkan potongan tubuh yang berserakan diantara puing-puing reruntuhan fasilitas itu.

Pejabat-pejabat koalisi Arab Saudi sebelumnya membantah keterlibatan mereka dalam pemboman itu.

Namun, kemudian Arab Saudi mengumumkan penyelidikan yang mereka gambarkan sebagai “serangan menyakitkan dan patut disesalkan”.

Pejabat-pejabat Yaman mengatakan, korban tewas dan luka-luka mencakup personil militer dan keamanan rezim Houthi yang didukung Iran.

Houthi berupaya menggulingkan pemerintah Presiden Abdu Rabbo Mansour Hadi, yang didukung Arab Saudi dan masyarakat internasional. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.