Kompas.com - 30/09/2016, 10:00 WIB
Presiden AS Barack Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel AFP PHOTOPresiden AS Barack Obama dan Kanselir Jerman Angela Merkel
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Kenselir Jerman Angela Merkel mengecam perbuatan barbar Rusia dan rezim Suriah, yang meluncurkan serangan udara ke Aleppo.

Dalam percakapan per telepon kedua pemimpin negara tersebut sepakat bahwa rezim Suriah dan Rusia sebagai negara aliansinya bertanggungjawab secara khusus atas berakhirnya pertempuran di Suriah.

Seperti disampaikan pihak Gedung Putih di Washington, Jumat WIB (30/9/2016), baik Obama maupun Merkel mengecam keras penyerangan di timur Aleppo.

Perbuatan itu sangat tak berprikemanusiaan, mengingat ratusan ribu penduduk yang ada di kawasan itu adalah warga sipil, dan separuhnya adalah anak-anak. 

Sebelumnya, kecaman serupa juga dilayangkan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-mon.

Baca: Ban Ki-moon: Pengeboman RS-RS di Aleppo adalah Kejahatan Perang

PBB mengatakan, bencana kemanusiaan sedang berlangsung di Suriah. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama ini Rusia dan AS saling melempar kesalahan menyusul runtuhnya kesepakatan yang diharapkan menjadi langkah pertama dalam upaya untuk mengakhiri perang yang telah menewaskan 300.000 orang sejak 2011 itu.

Baik Obama, maupun Merkel mendesak pihak-pihak terkait di Suriah untuk melanjutkan penghormatan terhadap gencatan senjata, dengan manarik pasukan di garis depan.

Suriah pun didesak untuk membuka akses bagi pemantau internasional ke zona konflik secara keseluruhan. 

"Presiden AS dan kanselir Jerman mengecam keras perbuatan barbar Rusia dan Suriah di timur Aleppo," demikian pernyataan Gedung putih yang dilansir AFP.

Sejauh ini, dua rumah sakit besar di bagian timur kota itu hancur dibom. Pada bagian inilah Ban Ki-moon langsung menyebut apa yang terjadi di Aleppo sebagai kejahatan perang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X