Setelah Disebut Lebih Buruk dari Rumah Jagal, Aleppo Butuh 300 Kantong Darah Per Hari

Kompas.com - 29/09/2016, 17:43 WIB
Serangan udara di sebuah pasar di Provinsi Idlib, Suriah, Sabtu (10/9/2016),  telah menewaskan hingga 60 orang, sementara sedikitnya 45 orang tewas akibat serangan udara terjadi di Provinsi Aleppo. Serangan itu terjadi sehari setelah kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan.
AFPSerangan udara di sebuah pasar di Provinsi Idlib, Suriah, Sabtu (10/9/2016), telah menewaskan hingga 60 orang, sementara sedikitnya 45 orang tewas akibat serangan udara terjadi di Provinsi Aleppo. Serangan itu terjadi sehari setelah kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan.
EditorPascal S Bin Saju

GENEVA, KOMPAS.com - Aleppo timur di Suriah utara, yang sedang terkepung perang, tidak memiliki sediaan obat bius dan memiliki hanya enam unit perawatan intensif (ICU).

Minimnya fasilitas kesehatan itu terjadi setelah dua rumah sakit utama berhenti beroperasi akibat serangan udara, sebagaimana dilaporkan Reuters, Kamis (29/92016).

Abd Arrahman Alomar, dokter dari organisasi Masyarakat Medis Suriah dan AS, mengabarkan tentang kondisi terbaru di Aleppo setelah jet tempur Rusia atau Suriah menyerang rumah sakit besar di kota itu Rabu (28/9/2016).

Para pegawai rumah sakit itu mengatakan, pasukan darat Suriah melancarkan serangan ke sejumlah basis oposisi di Aleppo timur.

Serangan udara dan darat juga menghancurkan sebuah rumah sakit lainnya dan satu toko roti.

Enam  orang yang sedang antre membeli roti dalam kepungan tewas terkena serangan di kota dengan 250.000 orang terjebak perang dan kekurangan makanan.

"Kami kehilangan tujuh ICU dan ventilatornya. Saat ini Aleppo timur hanya memiliki enam ICU," kata dokter Abd Arrahman Alomar, yang berada di Geneva untuk menemui para petinggi HAM PBB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Alomar, rumah sakit M2 telah hancur dan kemungkinan baru akan mulai beroperasi dalam beberapa hari ke depan.

Alomar juga mengatakan, ia tidak tahu berapa lama waktu yang harus ditempuh untuk memperbaiki rumah sakit M10, yang merupakan rumah sakit terbesar di Aleppo timur.

Tempat ICU tersisa itu berada di rumah sakit Al Quds dan M1.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X