Kompas.com - 29/09/2016, 10:03 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

NEW YORK, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsaBan Ki-moon mengecam serangan-serangan terhadap dua rumah sakit terbesar di daerah yang dikuasai pemberontak di Kota Aleppo, Suriah.

Dia menyebut aksi itu sebagai kejahatan perang.

"Mari kita jelaskan. Mereka yang menggunakan senjata-senjata yang lebih menghancurkan tahu benar apa yang mereka lakukan," kata Ban Ki-moon di hadapan Dewan Keamanan PBB, di New York, Rabu (28/9/2016). 

"Mereka tahu melakukan kejahatan perang," tegas Ki-moon.

Kerusakan akibat serangan-serangan itu menyebabkan RS-RS itu tidak berfungsi.

Kondisi itu pun makin mengurangi layanan medis di kota yang dihantam pertempuran keras selama lebih dari lima tahun tersebut.

RS M2 dan M10 berada di bagian Aleppo yang dikuasai pemberontak yang menentang Presiden Bashar al-Assad.

Namun, hingga kini tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan-serangan terhadap RS-RS itu.

Militer Suriah, dan sekutunya Rusia,  serta koalisi yang dipimpin Amerika Serikat semuanya mengebom sasaran-sasaran di Suriah.

Selanjutynya, dalam berbagai kesempatan mereka saling menyalahkan serangan udara yang menghantam sasaran-sasaran sipil, seperti RS.

Adham Sahloul dari Syrian American Medical Society mengatakan, serangan udara itu disengaja, dan hanya tersisa 29 dokter yang masih berada di Aleppo untuk merawat 350 ribu orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.