Kompas.com - 28/09/2016, 21:55 WIB
Sebagian wajah kota Aleppo, ibu kota Provinsi Aleppo, yang sekaligus kota terbesar kedua di Suriah, compang-camping akibat perang saudara  yang telah berjalan sejak Maret 2011. Reuters/Getty ImagesSebagian wajah kota Aleppo, ibu kota Provinsi Aleppo, yang sekaligus kota terbesar kedua di Suriah, compang-camping akibat perang saudara yang telah berjalan sejak Maret 2011.
EditorPascal S Bin Saju

NEW YORK, KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon, Rabu  (28/9/2016), bahwa mereka yang menggunakan “senjata yang lebih destruktir” di Suriah telah melakukan kejahatan perang.

Situasi di Aleppo, ibu kota Provinsi Aleppo, yang sekaligus kota terbesar kedua di Suriah, yang berada di bagian utara negara itu, lebih buruk dari rumah jagal.

Pesawat-pesawat tempur Rusia atau Suriah telah membuat rumah sakit utama Aleppo tutup akibat serangan pada Rabu (28/9/2018), seperti dilaporkan Reuters.

Para pegawai rumah sakit mengatakan, pasukan darat Suriah telah mengintensifkan serangan di wilayah yang dikuasai oposisi, dan membuat kemajuan besar.

Dua rumah sakit terbesar di Aleppo hancur akibat serangan udara yang terjadi sejak Selasa (27/9/2016) malam hingga Rabu (28/9/2016) pagi.

Rumah sakit M2 dan M10, nama sandi yang digunakan oleh dokter setempat untuk mengaburkan fasilitas, dihujani bom pada Rabu pukul 04.00 dan pukul 10.00 waktu setempat.

Serangan itu oleh pegawai rumah sakit dan kelompok pegiat kemanusiaan digambarkan sebagai "bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern", tulis The Guardian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paus Fransiskus telah mengecam pengeboman tersebut dan mengatakan, mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan warga sipil akan berhadapan dengan Allah sendiri.

Pasukan pemerintah Suriah yang didukung Rusia telah meluncurkan serangan udara sengit untuk mengambil kendali dari wilayah timur Aleppo yang dikuasai oposisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X