Kompas.com - 26/09/2016, 19:23 WIB
EditorPascal S Bin Saju

NEW YORK, KOMPAS.com - Kandidat Presiden AS dari kubu Republik, Donald Trump, meyakinkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa ia akan lebih mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel.

“AS akan mengakui 'Jerusalem ibu kota yang tak terpisahkan dari Israel',” kata Trump seperti dilaporkan The Independent, Senin (26/9/2016)

Klaim Trump itu akan membuat pergeseran yang menentukan dalam kebijakan luar negeri AS.

Meskipun Israel juga menyebut Jerusalem sebagai ibu kotanya, beberapa negara, termasuk AS menerima itu, namun kedutaan besar asing umumnya berada di Tel Aviv.

Selama pertemuannya dengan Netanyahu di Menara Trump di New York, Trump mengatakan kepada Netanyahu bahwa AS akan "mengakui Jerusalem sebagai ibu kota tak pisahkan dari Israel."

Berbeda dari biasanya, media dilarang meliput pertemuan kedua tokoh itu, yang berlangsung selama satu jam di Menara Trump. Kabarnya, larangan itu datang dari Trump sendiri.

Pengakuan Trump atas kota tua Jerusalem sebagai milik Israel diumumkan di situs web kampanye Trump tak lama setelah pertemuan dengan Netanyahu.

Trump “mengakui bahwa Jerusalem telah menjadi ibu kota abadi bangsa Yahudi selama lebih dari 3.000 tahun," demikian situs kampanye Trump.

"AS, di bawah pemerintahan Trump, jika akhirnya menerima mandat Kongres akan mengakui Jerusalem sebagai ibu kota tak terpisahkan dari negara Israel," lanjut situs tersebut.

Jerusalem menjadi perebutan antara Israel dan Palestina.

Dikuasai Israel sejak tahun 1967, Jerusalem Timur diharapkan Palestina menjadi ibu kotanya, untuk menyatukan Tepi Barat dan  Jalur Gaza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.