Kompas.com - 26/09/2016, 18:34 WIB
Begitu besarnya ular ini sehingga harus digunakan peralatan berat untuk memindahkannya. YouTube/MirrorBegitu besarnya ular ini sehingga harus digunakan peralatan berat untuk memindahkannya.
EditorErvan Hardoko

BRASILIA, KOMPAS.com - Seorang pekerja pembangunan bendungan di Brasil menemukan seekor ular anakonda berukuran besar sepanjang 10 meter di lokasi pembangunan.

Hewan melata besar itu sangat mampu menelan seorang manusia sehingga amat berbahaya sehingga harus dipindahkan dari lokasi pembangunan bendungan Belo Monte di Altamira, Brasil.

Namun, dengan bobot sekitar 400 kilogram, memindahkan ular tersebut bukan pekerjaan mudah. Para pekerja kemudian mengikat ular itu ke sebuah alat derek besar yang lalu mengangkatnya.

Dalam video yang diunggah ke sutus YouTube terlihat bagaimana sebuah alat berat harus dikerahkan untuk memindahkan ular yang nampaknya sudah mati karena ledakan.

Video di YouTube itu menuai banyak kritikan dan sejumlah netizen mengatakan seharusnya ular besar itu tidak dibunuh.

"Sungguh memalukan orang-orang yang sudah membunuh ular itu. Ular sebesar itu kemungkinan besar sudah hidup sangat lama dan kini dibunuh hanya untuk beberapa foto?" ujar seorang netizen.

"Mengapa kalian bunuh ular yang begitu cantik itu," ujar netizen lainnya.

Netizen ketiga yang mengaku sebagai pecinta ular memberikan komentarnya soal pemindahan ular tersebut.

"Kalian tahu betapa sulitnya memindahkan ular berukuran 10 meter? Khususnya ular anakonda liar?" kata netizen itu.

"Anakonda adalah hewan yang sangat agresif. Bahkan di penangkaran, mereka sangat sulit dijinakkan dan bisa menggigit setiap waktu. Jadi, saya tak akan main-main dengan anakonda liar," tambah dia.

Anakonda hijau rata-rata bisa tumbuh hingga ukuran lima meter, meski bukan ular terpanjang, tetapu anakonda adalah ular yang sangat berotor sehingga sangat mudah untuk memburu mangsa-mangsanya.



Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X