Wanita Hamil dari Kasta Rendah India Diserang karena Tolak Singkirkan Bangkai Sapi

Kompas.com - 26/09/2016, 16:38 WIB
Sapi-sapi yang berkeliaran di jalan-jalan raya India. Rushlane.comSapi-sapi yang berkeliaran di jalan-jalan raya India.
EditorPascal S Bin Saju

AHMEDABAD, KOMPAS.com – Massa yang marah di India menyerang seorang wanita hamil dari kasta rendah dan keluarganya karena menolak menyingkirkan bangkai sapi di jalan.

Polisi India, Senin (26/9/2016, mengatakan, wanita bernama Sangita Ranawasia dan sedang hamil lima bulan itu sudah pulih dari perawatan di rumah sakit, seperti dilaporkan Agence France-Presse.

Ranawasia dan tujuh anggota keluarganya, semuanya dari masyarakat Dalit, kasta terendah di India, dipukul dengan tongkat di desa mereka di negara bagian Gujarat, India barat, Jumat (23/9/2016).

“Enam orang dari kasta di atasnya, dari masyarakat Darbar, telah ditangkap karena menyerang wanita hamil dan keluarganya,” kata Wakil Kepala Polisi Superintenden BA Chavda.

"Terdakwa sekarang berada di tahanan pengadilan dan hukuman atas mereka akan segera diputuskan,” kata Chavda di Distrik Banaskantha, Gujarat.

Serangan pada Jumat lalu terjadi ketika warga dari kasta Dalit melanjutkan aksi mogok mereka menentang pengumpulan bangkai sapi di jalan-jalan di Gujarat.

Aksis mogok tersebut dilakukan warga dari kasta Dalit untuk memprotes atas hukuman cambuk empat warga dari kasta yang sama pada Juli lalu.

Dalit, sebelumnya dikenal sebagai kaum "tak tersentuh" biasanya bertugas untuk membersihkan bangkai sapi yang mati di jalan-jalan, di mana binatang sering berkeliaran dengan bebasnya.

Kemarahan dari komunitas Dalit memuncak setelah empat warga dari desa mereka dicambuk oleh warga dari kasta yang lebih tinggi, yang menuduh mereka membunuh binatang tersebut.

Sapi dianggap suci oleh umat Hindu dan pembunuhan atas hewan kerahmat tersebut dilarang di sebagian besar negara bagian India.

Perdana Menteri Narendra Modi yang nasionalis mendesak penghentian serangan terhadap kaum Dalit, yang terletak di bagian paling bawah dalam hirarki sosial India.

Menurut data statistik dari Biro Catatan Kejahatan Nasional India, sebanyak 25.455 kasus kejahatan menimpa kasta Dalit pada tahun 2.000.

Data itu juga mengungkapkan bahwa setiap jam dua orang penyandang kasta Dalit diserang, dan setiap hari tiga perempuan Dalit diperkosa, dua orang Dalit dibunuh serta dua rumah Dalit dibakar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X