Kompas.com - 23/09/2016, 12:15 WIB
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Terjebak kemacetan memang menyebalkan apalagi jika yang terjebak macet adalah pasangan calon suami istri yang hendak menuju ke pesta pernikahan mereka.

Tapi itulah yang menimpa pasangan calon suami istri asal kota Shaanxi, China. Saat hendak menuju lokasi resepsi, mobil yang mereka gunakan terjebak macet di sebuah terowongan.

Penyebabnya adalah sebuah kecelakaan lalu lintas menjelang pintu keluar terowongan. Alhasil, lalu lintas terhenti sama sekali.

Kesal dan panik? Sudah pasti apalagi menurut budaya setempat janji pernikahan harus diucapkan sebelum matahari mencapi puncak tertingginya. Demikian dilaporkan harian Southern Metropolitan Daily.

Ternyata bukan hanya sang calon pengantin yang terjebak kemacetan. Seluruh keluarga, kerabat dan para tetamu juga tak bisa kemana-mana.

Alhasil, daripada larut dalam kekesalan, pasangan ini memutuskan untuk menggelar pesta pernikahan di dalam terowongan sambil menunggu lalu lintas kembali lancar.

Pasangan ini lalu mengucap janji pernikahan di bawah temaramnya lampu terowongan, dikelilingi keluarga dan teman-teman serta para pengguna jalan yang juga terjebak kemacetan.

Tepat setelah tengah hari, polisi berhasil mengatasi masalah di ujung terowongan. Lalu lintas kembali lancar dan pasangan pengantin baru yang sudah mengucap janji tancap gas menuju kehidupan baru. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.