Mahasiswa Indonesia Tampil di Parlemen Inggris

Kompas.com - 23/09/2016, 06:38 WIB
Ilustrasi pengolahan sampah Antara NewsIlustrasi pengolahan sampah
EditorPascal S Bin Saju

Dikatakan sekitar 35 persen dari 500 abstrak yang terpilih untuk menyajikan poster di Parlemen. Poster dipilih berdasarkan prestasi ilmiah yang dapat dipahami oleh khalayak awam.

"Saya sajikan poster berdasarkan penelitian PhD yang berfokus pada pengembangan teknologi untuk pengolahan bahan lignoselulosa melalui mikroreaktor plasma dan teknologi microbubble," ujarnya.

Menurut Anggun, University of Sheffield merupakan salah satu universitas terbaik dari 40 universitas di Eropa versi Times Higher Education Peringkat Universitas Dunia 2015-2016. Ada juga lima pemenang Hadiah Nobel terkait dengan University of Sheffield, ujarnya.

Bercerita tentang kesan-kesannya studi di luar negeri, Anggun mengakui adalah salah satu anugerah yang diberikan untuk dapat mengenal diri sendiri secara lebih dalam. Terutama juga tentang cara pandang terhadap Tanah Air Indonesia.

"Dengan jauh dari rumah, saya dapat melihat segala sesuatunya dengan lebih objektif," ujar Anggun yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Masyarakat Indonesia di Sheffield.

Dia berharap akan semakin banyak remaja Indonesia bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi, dan mendapat kesempatan belajar ke luar negeri.

Anggun mendapat beasiswa dari Pendidikan Tinggi dan hal itu membawanya mendapatkan pengalaman unik dalam kamus hidupnya.

Pada tahun 2009, ia berhasil menyelesaikan program diploma di Departemen Teknik Kimia, Universitas Diponegoro. Kemudian melanjutkan ke program sarjana di universitas yang sama dan bekerja paruh waktu sebagai asisten dosen yang berbentuk etos kerja di lingkungan laboratorium.

Beasiswa awal dari DIKTI hanya akan menutupi biaya untuk 2012-2014. Namun, yang terdaftar di tingkat PhD perlu dana hingga 2015.

Masalah itu akhirnya diselesaikan dengan Kedutaan Republik Indonesia di London melalui Atase Pendidikan Profesor TA Fauzi Soelaiman, yang saat ini menjabat sebagai Alternatif Delegasi Duta Besar UNESCO di Paris serta Dr Ananto Kusuma Seta, yang merupakan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Internasional.

Halaman:


Sumber ANTARA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X